Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadi ASN Polri, Novel Baswedan Tak Masalah Ditempatkan di Bagian Pecegahan Korupsi

Eks penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku tak masalah ditempatkan di bagian pencegahan korupsi di Polri.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  09:10 WIB
Tangkapan layar kedatangan Novel Baswedan dan sejumlah eks pegawai KPK yang tidak lulus TWK ke Mabes Polri dalam rangka sosialisasi rekruitmen sebagai ASN Polri, Senin (6/12/2021). - Antara
Tangkapan layar kedatangan Novel Baswedan dan sejumlah eks pegawai KPK yang tidak lulus TWK ke Mabes Polri dalam rangka sosialisasi rekruitmen sebagai ASN Polri, Senin (6/12/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Eks penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku tak masalah ditempatkan di bagian pencegahan korupsi di Polri. Novel merupakan satu dari 44 eks pegawai KPK yang bersedia diangkat menjadi ASN korps Bhayangkara.

Menurut Novel, hal ini merupakan bagian untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi. Dia pun mahfum kalau dirinya tidak bisa kembali menjadi penyidik lantaran di institusi Polri tak mengenal penyidik PNS (PPNS).

"Pilihannya enggak ada lagi, kan ASN di Polri enggak ada PPNS, kan PPNS adanya di lembaga lembaga di luar Polri," kata Novel di Mabes Polri, Senin (6/12/2021).

Dia mengapresiasi dirinya masih ditempatkan di bagian yang fokus pada pencegahan korupsi. Menurutbta, kontribusi di sektor pencegagan tak kalah penting. Dia pun ingin melakukan banyak hal, terutama terkait pencegahan korupsi

"Kontribusi di sektor pencegahan juga tidak kalah penting, dan saya berikeninginan kami bisa melakukan banyak hal. tentunya nantinya kita akan bahas lebih jauh ya," katanya.

Sebelumnya, sebanyak delapan orang eks pegawai KPK menolak tawaran menjadi aparatur sipil negara (ASN) di Polri. Sementara itu, 44 orang sisanya menerima tawaran dan menandatangabi surat kesedian menjadi ASN Polri.

"Yang mengisi surat perjanjian dan menyatakan bersedia menjadi ASN Polri sebanyak 44 orang, Yang tidak bersedia delapan orang," kata kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Senin (6/12/2021).

Tiga orang lainnya tidak hadir dan belum memutuskan akan bergabung menjadi ASN Polri. Kemudian, satu orang eks pegawai KPK lainnya telah meninggal dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK ASN novel baswedan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top