Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berstatus Siaga, Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas

PVMBG melaporkan bahwa Gunung Merapi saat ini berstatus siaga dan sempat meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Senin (6/12).
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  06:46 WIB
Berstatus Siaga, Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas
rnGuguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis (4/3/2021). - Antara\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Merapi saat ini berstatus siaga dan sempat meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Senin (6/12).

PVMBG menyampaikan bahwa Gunung Merapi sempat dua kali meluncurkan APG pada Senin (6/12). Peristiwa pertama terjadi pada pukul 16.44 WIB. Luncuran awan panas itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 14 mm dan durasi 160 detik.

"Awanpanas guguran #Merapi tanggal 6 Desember 2021 pukul 16.44 WIB. Jarak luncur 1.800 ke arah Kali Bebeng. Arah angin ke timur. #MerapiSiaga sejak 5 November 2020," tulis PVMBG dikutip dari akun Twitternya, Senin (6/12/2021).

Adapun, luncuran APG yang kedua terjadi pada pukul 17.24 WIB. Aktivitas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 19 mm dan durasi 163 detik.

"Awanpanas guguran #Merapi tanggal 6 Desember 2021 pukul 17.24 WIB. Jarak luncur 1.800 meter ke arah Kali Bebeng. Arah angin ke timur. #MerapiSiaga sejak 5 November 2020," ujar PVMBG.

Sementara itu, data kegempaan berkaitan aktivitas Gunung Merapi hingga 6 Desember 2021, PVMG melaporkan terjadi 1 kali gempa hembusan, 167 kali gempa guguran, 2 kali gempa gase banyak dan 2 kali gempa tektonik jauh.

PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun pada radius 3 kilometer dari puncak, sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 kilometer ke arah sungai Woro dan sejauh 5 kilometer ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih.

Selain itu, pelaku wisata juga direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pvmbg gunung merapi gunung meletus gunung api
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top