Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Afrika Selatan Marah dan Minta 'Travel Ban' Dicabut, WHO Ingatkan Negara di Dunia Tak Buru-buru

Presiden Afrika Selatan meminta aturan 'travel ban' untuk negara dicabut karena merasa jadi korban diskriminasi yang tidak adil.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 29 November 2021  |  13:22 WIB
Ilustrasi virus corona di udara
Ilustrasi virus corona di udara

Bisnis.com, SOLO - Covid-19 varian Omicron menjadi pusat perhatian karena dinilai mengkhawatirkan.

Efek penularan yang tinggi akibat varian baru virus corona tersebut akhirnya membuat negara-negara di dunia mengambil langkah cepat.

Beberapa negara termasuk Inggris dan Indonesia menerapkan 'travel ban' kepada Afrika Selatan setelah pengumuman virus corona varian Omicron dinilai berbahaya.

Seperti yang diketahui varian baru Covid-19 itu masuk ke dalam kategori variant of concern, yang lebih mengkhawatirkan ketimbang variant of interest, setelah ditemukan pertama kali di Afrika Selatan.

Penerapan 'travel ban' yang dilakukan oleh Inggris akhirnya membuat pemerintah Afrika Selatan mengecam aturan tersebut.

Melansir APNews, Presiden Afrika Selatan mengaku kecewa, marah dan merasa menjadi korban diskriminasi yang tidak adil.

Sejalan dengan itu, WHO sendiri sudah mengingatkan negara-negara dunia agar tak tergesa-gesa menetapkan larangan perjalanan dari Afrika.

Direktur WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti mengatakan bahwa negara-negara dunia seharusnya mengambil keputusan berdasarkan data ilmiah dan regulasi kesehatan internasional.

"Larangan perjalanan kemungkinan hanya berdampak sedikit untuk mengurangi penyebaran Covid-19, tapi menyengsarakan kehidupan," ujar Moeti, Minggu (28/11).

Ia pun mengingatkan agar tak ada gangguan yang ditimbulkan akibat 'travel ban' tersebut.

Di sisi lain, Moeti mengapresiasi Afrika Selatan karena cepat tanggap menangani varian baru virus corona.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

afrika selatan Virus Corona Covid-19
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top