Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, Ini Pesan Penting Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil

Menteri ATR/BPN mengatakan, bahwa kasus balik nama sertifikat tanah yang menimpa pesohor Nirina Zubir merupakan kejahatan pertanahan yang melibatkan mafia tanah.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 26 November 2021  |  15:30 WIB
Sofyan Djalil/Antara - Dhemas Reviyanto
Sofyan Djalil/Antara - Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil mengatakan, bahwa kasus balik nama sertifikat tanah yang menimpa pesohor Nirina Zubir merupakan kejahatan pertanahan yang melibatkan mafia tanah. Pemerintah diyakininya sangat serius memerangi hal tersebut.

Masyarakat diharapkan dapat mengambil pelajaran dari kasus Nirina Zubir ini. Sofyan mengimbau agar para pemilik tanah tidak mudah percaya terhadap orang lain atau pihak ketiga dalam pengurusan sertifikat tanah.

“Pada saat yang sama, walaupun Nirina korban, tapi Nirina juga sekarang menjadi public educator. Dia mengedukasi masyarakat, kalau punya sertifikat jangan mudah percayakan kepada orang,” katanya melalui keterangan pers, Jumat (26/11/2021).

Sofyan menjelaskan, bahwa empat dari enam sertifikat tanah yang dibalik nama oleh pelaku sudah diblokir, sehingga tidak akan bisa lagi diperjualbelikan ataupun berpindah tangan.

“Berarti itu akan jadi lebih mudah. Begitu urusan pidana sudah jadi, kita kembalikan saja,” jelasnya.

Pada saat yang sama, Sofyan menuturkan, bahwa Kementerian ATR secara terus menerus melakukan perbaikan sistem administrasi di kantor-kantor pertanahan. Salah satunya dengan menggencarkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di daerah.

Dengan teknologi yang terus diperbarui, data bidang tanah dilakukan digitalisasi sehingga sangat lengkap dan meminimalisir terjadinya pemalsuan.

“Target kita tahun 2025 seluruh tanah terdaftar dengan teknologi yang ada sekarang. Kita punya namanya koordinat dan lain-lain sehingga kalau seluruh tanah sudah terdaftar maka praktik yang seperti itu akan berkurang. Kedua, kita mendigitalkan sertifikat,” ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mafia tanah kementerian atr/bpn
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top