Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menhan Prabowo Bertemu Pangeran Salman, Bahas Apa Ya?

Indonesia dan Bahrain berkomitmen membangun hubungan kerja sama di semua bidang untuk kepentingan dan pengembangan kedua negara dan rakyatnya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 21 November 2021  |  17:20 WIB
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat meninjau kawasan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, awal Juli 2020. - Instagram/Prabowo
Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto saat meninjau kawasan food estate di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, awal Juli 2020. - Instagram/Prabowo

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan pertemuan bililateral bersama Yang Mulia Pangeran Salman bin Hamad Al Khalifa, Putra Mahkota sekaligus Wakil Panglima Tertinggi dan Perdana Menteri Bahrain, di sela-sela Forum Dialog The 17th International Institute for Strategic Studies (IISS) Manama Dialogue 2021, Sabtu (20/11/2021).

Dikutip dari cuitan di akun Twitter @prabowo, Minggu (21/11/2021), Indonesia dan Bahrain berkomitmen membangun hubungan kerja sama di semua bidang untuk kepentingan dan pengembangan kedua negara dan rakyatnya.

“Kedua negara juga mencatat pentingnya memperluas cakupan kerja sama dan koordinasi untuk mencapai kepentingan bersama,” tulis Menhan dalam cuitan tersebut.

Selain itu, dalam pertemuan bilateral tersebut, perwakilan dari setiap negara tersebut juga membahas sejumlah isu regional dan internasional.

Adapun, dalam Forum Dialog The 17th IISS Manama Dialogue 2021, Menhan mendorong perdamaian dunia dan menyampaikan komitmen Indonesia untuk hubungan yang baik dengan negara sahabat.

Prabowo menyebutkan bahwa saat ini nilai-nilai universal sudah menjadi semakin umum dengan adanya revolusi informasi digital. 

Nilai-nilai yang dimaksud tersebut adalah keinginan global untuk perdamaian, kebebasan berekspresi, keadilan sosial, kreativitas.

“Mereka yang memegang kekuasaan dan kekuatan di dunia ini perlu berhenti sejenak. Mereka perlu menekankan pada nilai dan aturan, pada penghormatan terhadap hak asasi manusia, pada perlindungan minoritas, pada perlindungan terhadap degradasi lebih lanjut dari lingkungan kita,” ujarnya.

Prabowo menyimpulkan bahwa pada akhirnya, kekuatan yang seimbang dengan kebajikan adalah kunci dari perdamaian dunia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahrain prabowo subianto
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top