Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UE Jatuhkan Sanksi Baru atas Belarusia

UE menjatuhkan sanksi baru terhadap Belarusia dengan membidik “semua orang yang terlibat” memfasilitasi pengangkutan orang ke perbatasan Polandia.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 November 2021  |  06:53 WIB
Penentang Alexander Lukachensko membentangkan bendera merah putih merah saat berunjuk rasa menuntut Presiden Belarusia itu mundur dari kursi kekuasaan. - Bloomberg TV
Penentang Alexander Lukachensko membentangkan bendera merah putih merah saat berunjuk rasa menuntut Presiden Belarusia itu mundur dari kursi kekuasaan. - Bloomberg TV

Bisnis.com, JAKARTA - Uni Eropa (UE) sepakat menjatuhkan sanksi baru terhadap Belarusia dengan membidik “semua orang yang terlibat” memfasilitasi pengangkutan orang ke perbatasan dengan Polandia, sehingga ribuan orang terjebak di kamp darurat dalam kondisi cuaca sangat dingin.

UE menuduh rezim Alexander Lukashenko melancarkan "serangan hibrida" terhadap blok tersebut dengan mengizinkan orang-orang dari Timur Tengah yang sangat ingin mencapai UE untuk terbang ke Minsk kemudian menuju perbatasan Polandia.

Josep Borrell, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, mengatakan keputusan 27 menteri luar negeri Uni Eropa itu mencerminkan “tekad Uni Eropa untuk menentang pemamfaatan  migran untuk tujuan politik”.

Daftar orang dan entitas yang akan terkena pembekuan aset dan larangan perjalanan diharapkan selesai dalam beberapa minggu mendatang.

Sanksi itu akan mencakup “orang-orang, maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan semua orang yang terlibat dalam mendorong para migran secara ilegal ke perbatasan kami”, kata Borrell seperti dikutip TheGuardian.com, Selasa (16/11/2021).

Lukashenko telah bersumpah untuk membalas sanksi itu.

“Mereka menakut-nakuti kami dengan sanksi. Kami akan membela diri dan kami tidak bisa mundur, katanya meskipun tidak mengumumkan langkah-langkah khusus,” katanya kepada para pejabat kemarin.

Lukashenko sebelumnya mengancam akan memotong pasokan gas ke Eropa melalui pipa dari Rusia. Seorang juru bicara Kremlin kemarin mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan "keyakinan bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi pengangkutan gas".

Keputusan UE diumumkan saat sekelompok orang berkumpul di perbatasan Polandia sejak dua minggu terakhir.

Rekaman video menunjukkan orang-orang berjalan keluar dari hutan tempat mereka berkemah dan menuju penyeberangan perbatasan Kuznica. Kelompok itu didampingi oleh polisi Belarusia dengan perlengkapan anti huru hara.

Ketika mereka sampai di perbatasan, mereka bertemu dengan polisi anti huru hara Polandia yang berdiri di belakang pagar kawat berduri. Kebuntuan berlanjut hingga malam, sehingga Polandia mengerahkan bala bantuan ke daerah perbatasan.

Uni Eropa telah memberlakukan empat putaran sanksi terhadap otoritas dan pejabat senior Belarusia atas sengketa pemilu tahun lalu dan tindakan brutal terhadap pengunjuk rasa.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uni eropa polandia belarusia
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top