Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Banting Fariz Amrullah, Ini Tuntutan Mahasiswa UIN Banten ke Pemkab Tangerang

Polisi membanting mahasiswa UIN Banten Fariz saat demo di Kantor Bupati Tangerang, lalu apa saja tuntutan mereka ke Pemkab Tangerang?
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 15 Oktober 2021  |  10:34 WIB
Video demo mahasiswa vs aparat kepolisian saat HUT ke-389 Kabupaten Tangerang viral di media sosial - Twitter/AksiLangsung
Video demo mahasiswa vs aparat kepolisian saat HUT ke-389 Kabupaten Tangerang viral di media sosial - Twitter/AksiLangsung

Bisnis.com, JAKARTA – Oknum polisi membanting mahasiswa UIN Banten Muhamad Fariz Amrullah saat demo di kantor Bupati Tangerang. Lalu, apa tuntutan mahasiswa tersebut?

Demonstrasi mahasiswa UIN Banten pada hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/10/2021) berakhir dengan aksi kekerasan.

Kekerasan dilakukan oknum aparat terhadap mahasiswa UIN Banten yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya.

Mengutip rilis aksi HIMATA, terdapat 10 tuntutan yang dilayangkan. Pertama, menuntut Pemkab Tangerang untuk peningkatan mutu kualitas pendidikan; kedua, transparansi anggaran beasiswa pendidikan; ketiga peningkatan kualitas untuk pelayanan kesehatan.

Keempat, realisasi gerakan kawasan Padat Kumuh dan miskin; kelima, optimalisasi Perda No. 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah dan Lumpur Tinja; keenam, optimlialisasi pembangunan moda transportasi terintegrasi.

Ketujuh, optimalisasi Perbup No. 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang (Pasi, Batu, Tanah); optimalisasi pembangunan drainase dan ruangan terbuka hijau (RTH); kesembilan, penindakan tegas perusahaan yang mencemari lingkungan (limbah cair); kesepuluh, usut tuntas oknum bansos pada Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Tigaraksa.

Sebagai informasi, Fariz yang dibanting oleh oknum polisi Brigadir NP saat terjadi bentrok dalam unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang masih dirawat di rumah sakit.

Rekan korban dari Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya, Tedi Agus, mengatakan korban dirujuk kembali ke RS pada Kamis(14/10/2021) sekitar pukul 15.00 WIB setelah bagian kondisi kepala dan leher dikatakan memburuk.

"Secara fisik dia kelihatan sehat. Cuma kemarin pas di kampus dia kembali mengalami rasa sakit, terutama bagian kepala dan leher. Sekitar pukul  15.00 WIB dia pulang dan kami antar ke rs," ujar Tedi ketika dihubungi, Jumat (15/10/2021).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo uin bupati tangerang
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top