Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Polisi Banting Fariz Amrullah, Ini Tuntutan Mahasiswa UIN Banten ke Pemkab Tangerang

Polisi membanting mahasiswa UIN Banten Fariz saat demo di Kantor Bupati Tangerang, lalu apa saja tuntutan mereka ke Pemkab Tangerang?
Video demo mahasiswa vs aparat kepolisian saat HUT ke-389 Kabupaten Tangerang viral di media sosial/Twitter-AksiLangsung
Video demo mahasiswa vs aparat kepolisian saat HUT ke-389 Kabupaten Tangerang viral di media sosial/Twitter-AksiLangsung

Bisnis.com, JAKARTA – Oknum polisi membanting mahasiswa UIN Banten Muhamad Fariz Amrullah saat demo di kantor Bupati Tangerang. Lalu, apa tuntutan mahasiswa tersebut?

Demonstrasi mahasiswa UIN Banten pada hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang pada Rabu (13/10/2021) berakhir dengan aksi kekerasan.

Kekerasan dilakukan oknum aparat terhadap mahasiswa UIN Banten yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya.

Mengutip rilis aksi HIMATA, terdapat 10 tuntutan yang dilayangkan. Pertama, menuntut Pemkab Tangerang untuk peningkatan mutu kualitas pendidikan; kedua, transparansi anggaran beasiswa pendidikan; ketiga peningkatan kualitas untuk pelayanan kesehatan.

Keempat, realisasi gerakan kawasan Padat Kumuh dan miskin; kelima, optimalisasi Perda No. 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah dan Lumpur Tinja; keenam, optimlialisasi pembangunan moda transportasi terintegrasi.

Ketujuh, optimalisasi Perbup No. 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Jam Operasional Angkutan Tambang (Pasi, Batu, Tanah); optimalisasi pembangunan drainase dan ruangan terbuka hijau (RTH); kesembilan, penindakan tegas perusahaan yang mencemari lingkungan (limbah cair); kesepuluh, usut tuntas oknum bansos pada Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Tigaraksa.

Sebagai informasi, Fariz yang dibanting oleh oknum polisi Brigadir NP saat terjadi bentrok dalam unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang masih dirawat di rumah sakit.

Rekan korban dari Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya, Tedi Agus, mengatakan korban dirujuk kembali ke RS pada Kamis(14/10/2021) sekitar pukul 15.00 WIB setelah bagian kondisi kepala dan leher dikatakan memburuk.

"Secara fisik dia kelihatan sehat. Cuma kemarin pas di kampus dia kembali mengalami rasa sakit, terutama bagian kepala dan leher. Sekitar pukul  15.00 WIB dia pulang dan kami antar ke rs," ujar Tedi ketika dihubungi, Jumat (15/10/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Rahmad Fauzan
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper