Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mengenal Koopssus TNI, Pasukan Elit Gabungan 3 Matra

Personel yang tergabung dalam Koopssus merupakan prajurit pilihan yang berasal dari pasukan elit tiga matra TNI, yakni AD, AL, dan AU
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  13:36 WIB
Prajurit Kopassus TNI AD melakukan unjuk kebolehan dalam peringatan HUT Ke-67 Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Prajurit Kopassus TNI AD melakukan unjuk kebolehan dalam peringatan HUT Ke-67 Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI) diresmikan pada 30 Juli 2019.

Koopssus TNI dibentuk setelah Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 42/2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia. 

Dengan adanya regulasi tersebut, Markas Besar TNI menambahkan unsur Komando Operasi Khusus dalam Badan Pelaksana Pusat.

Dilansir dari Tempo, tugas Koopssus difokuskan untuk mendukung pelaksanaan operasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Personel yang tergabung dalam Koopssus merupakan prajurit pilihan yang berasal dari pasukan elit tiga matra TNI, yakni AD, AL, dan AU.

Satuan 81 Kopassus TNI AD

Satuan 81 merupakan bagian dari Komando Pasukan khusus TNI AD yang berisikan prajurit pilihan.

Pasukan ini resmi dibentuk setelah peristiwa pembajakan pesawat terbang DC-8 PT Garuda Indonesia bernama woyla di Bandara Internasional Don Mueang, Bangkok pada Maret 1981.

Pasukan elit ini memiliki kemampuan kontra-intelijen yang spesial, dan memiliki beberapa tugas, yakni melaksanakan aksi dengan cepat mendesak, pengambilan putusan dan daya tempur yang tinggi dalam menyelesaikan sasaran.

Dilansir dari laman Kopassus, disebutkan pasukan elit ini mampu melaksanakan operasi antiteror dari berbagai objek, seperti gedung, bus, kapal, kereta api, hingga pesawat udara.

1 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni
Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top