Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara Kabul, Afghanistan Jadi Sasaran Tembakan Lima Roket

Pejabat yang minta namanya dirahasiakan itu mengatakan roket-roket tersebut diluncurkan Senin dinihari waktu setempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Agustus 2021  |  13:43 WIB
Orang-orang berlarian menuju Terminal Bandara Kabul, setelah gerilyawan Taliban menguasai istana presiden di Kabul, (16/8/2021), dalam gambar diam yang diambil dari video yang diperoleh dari media sosial. ANTARA/Jawad Sukhanyar/via REUTERS - pri.
Orang-orang berlarian menuju Terminal Bandara Kabul, setelah gerilyawan Taliban menguasai istana presiden di Kabul, (16/8/2021), dalam gambar diam yang diambil dari video yang diperoleh dari media sosial. ANTARA/Jawad Sukhanyar/via REUTERS - pri.

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang pejabat Amerika Serikat melaporkan lima roket telah ditembakkan ke arah bandara internasional Kabul, Afghanistan.

Namun, serangan yang terjadi di tengah upaya AS untuk menyelesaikan penarikan tentara dari ibu kota Afghanistan itu berhasil dicegat oleh sistem pertahanan misil.

Pejabat yang minta namanya dirahasiakan itu mengatakan roket-roket tersebut diluncurkan Senin dinihari waktu setempat, namun belum jelas apakah sistem pertahanan berhasil melumpuhkan semua roket itu.

Laporan awal tidak mengindikasikan adanya korban dari pihak AS, namun informasi itu bisa berubah, kata pejabat tersebut.

Sebelumnya pada Minggu, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udara lewat pesawat nirawak (drone) di Kabul terhadap sebuah kendaraan yang ditumpangi pengebom bunuh diri yang berniat menyerang bandara.

Kekhawatiran terhadap serangan lebih lanjut dari militan ISIS terus meningkat ketika tentara AS bergegas mengevakuasi warga AS dan sejumlah warga Afghanistan sebelum mereka ditarik mundur pada 31 Agustus.

Para pejabat telah memperingatkan sebelumnya bahwa militan ISIS-K berencana menyerang bandara dengan roket.

Namun AS telah berpengalaman menghadapi roket semacam itu, terutama di Irak, dan telah memasang sistem pertahanan dari serangan misil.

"Kami tahu bahwa mereka (ISIS-K) akan mencoba melancarkan roket di sana, jika mereka bisa," kata Jenderal Frank McKenzie, kepala Komando Pusat AS, kepada wartawan di Washington pekan lalu.

"Sekarang kami memiliki perlindungan yang bagus untuk menghadapi itu. Kami punya sistem anti roket dan mortar," kata McKenzie.

Ada kekhawatiran yang makin besar terhadap aksi bom bunuh diri dan bom mobil di bandara, menyusul serangan bom bunuh diri pada Kamis yang menewaskan banyak warga Afghanistan dan 13 tentara AS.

Pada Sabtu, Presiden AS Joe Biden mengatakan situasi di lapangan masih sangat berbahaya. Dia mengatakan para komandan militer AS telah memberitahunya soal serangan militan lain yang sangat mungkin terjadi dalam 24-36 jam ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

afghanistan taliban kabul

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top