Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ikuti Langkah Sydney, Brisbane Juga Berlakukan Lockdown Ketat

Hal ini dilakukan setelah ditemukannya enam kasus baru varian delta virus corona di ibu kota negara bagian Queensland, Australia tersebut.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Juli 2021  |  14:13 WIB
Ikuti Langkah Sydney, Brisbane Juga Berlakukan Lockdown Ketat
Papan pemberitahuan yang memperingatkan "Kita semua bisa menjadi pembawa Covid-19" berada di tempat publik di Sydney, Australia, Selasa (27/7/2021). Setelah sebulan melakukan Lockdown, kasus harian Covid-19 di kota Sydney tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Bloomberg - Brendon Thorne
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kota Brisbane mengikuti langkah Sydney memberlakukan lockdown ketat, setelah ditemukannya enam kasus baru varian delta virus corona di ibu kota negara bagian Queensland, Australia, tersebut.

Di Sydney, yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Australia, otoritas kesehatan setempat menemukan 210 infeksi lokal baru dalam 24 jam hingga Jumat (30/7/2021) pukul 8 malam waktu setempat.

Wakil Komisaris Polisi negara bagian New South Wales Michael Willing mengatakan sekitar 1.000 petugas polisi bersiaga di Sydney untuk menanggapi setiap demonstran anti-lockdown setelah aksi protes kekerasan akhir pekan lalu. Dia mengatakan 85 menjadi tersangka aksi tersebut.

Deputi Perdana Menteri negara bagian Queensland Steven Miles mengatakan lockdown di negara bagian mencakup wilayah terpadat di tenggara negara bagian itu dan mulai berlaku pada pukul Jumat 4 sore waktu setempat,

Lockdown tersebut berlangsung selama tiga hari dan akan memaksa pembatalan pertandingan di Liga Sepak Bola Australia dan Liga Rugbi Nasional, yang telah dipindahkan ke Queensland karena dampak virus di tempat lain.

Wabah di Sydney telah membuat kota tersebut mengalami lockdown setidaknya selama sembilan minggu. Pembatasan tersebut diperpanjang pekan ini untuk ketiga kalinya, hingga 28 Agustus. Ada 3.190 kasus yang didapat secara lokal yang dilaporkan di Sydney sejak pertengahan Juni.

Pemerintah federal Australia mengatakan pada hari Jumat bahwa negara akan mulai dibuka kembali dan menghindari lockdown setelah 70 persen dari seluruh populasi orang dewasa telah divaksinasi.

Peluncuran vaksin di negara ini cenderung lebih lambat dibandingkan dengan negara maju lainnya seperti AS dan Inggris. Ketersediaan vaksin di Australia  hanya cukup untuk vaksinasi 23 persen dari jumlah populasi.

Sementara itu, departemen kesehatan negara bagian Victoria pada hari Sabtu melaporkan dua transmisi lokal virus corona.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia Covid-19 Lockdown
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top