Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

CEK FAKTA: Orang yang Divaksinasi Meninggal Dalam 2 Tahun

Unggahan itu menyebut pemenang hadiah nobel dan virolog Luc Montagnier mengatakan tidak ada kesempatan bertahan hidup untuk orang-orang yang telah menerima segala bentuk vaksin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juli 2021  |  14:21 WIB
CEK FAKTA: Orang yang Divaksinasi Meninggal Dalam 2 Tahun
50 Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menerima vaksinasi dosis ketiga atau booster menggunakan vaksin Moderna - Twitter Kemenkes RI
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Beredar unggahan di media sosial dan pesan berantai tentang orang yang telah divaksinasi akan meninggal dalam dua tahun.

Unggahan itu menyebut pemenang hadiah nobel dan virolog Luc Montagnier mengatakan tidak ada kesempatan bertahan hidup untuk orang-orang yang telah menerima segala bentuk vaksin.

Kemudian, pesan itu juga menyebut tidak ada pengobatan bagi orang yang telah mendapatkan vaksin. Unggahan itu menyertakan tautan www.lifesitenews.com berjudul "Nobel Prize winner: Mass COVID vaccination an 'unacceptable mistake'".

Apakah benar orang yang telah divaksinasi akan meninggal dalam dua tahun?

Situs lifsitenews.com, menyebut konten berjudul "Nobel Prize Winner: Mass COVID vaccination an 'unacceptable mistake'" yang disiarkan pada 19 Mei 2021 telah menjelaskan kesalahpahaman yang beredar dipublik.

LifeSiteNews menambahkan catatan untuk pembaca pada 27 Mei 2021 guna meluruskan kesalapahaman terhadap artikel tersebut.

Virologi asal Prancis Montagnier tidak mengatakan bahwa setiap orang yang menerima vaksin Covid-19 akan mati dalam waktu dua tahun.

Kemudian, LifeSiteNews juga menambahkan pernyataan Montagnier telah dibantah oleh ilmuwan lain, tentang tesisnya yang mengatakan vaksin telah menyebabkan varian yang membahayakan.

Mantan Wakil Presiden Pfizer Dr Micahel Yeadon mengatakan "tidak ada bukti sama sakli vaksinasi menyebabkan varian yang berbahaya".

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cek fakta Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top