Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Iduladha saat Pandemi, Ketua DPR: Saatnya Kurbankan Ego Pribadi

Hal itu diungkapkan Ketua DPR Puan Maharani. Dia menyatakan esensi kurban dalam hari raya Iduladha perlu diperluas sesuai situasi saat ini.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 20 Juli 2021  |  13:59 WIB
Ketua DPR Puan Maharani - Antara/Istimewa
Ketua DPR Puan Maharani - Antara/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Iduladha 1442 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Selasa (20/7/2021), dinilai seharusnya mendapat tambahan pemaknaan di tengah situasi pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Ketua DPR Puan Maharani. Dia menyatakan esensi kurban dalam hari raya ini perlu diperluas sesuai situasi saat ini.

“Dalam Iduladha, kita diminta memahami, dalam hidup ini ada hal yang sebaiknya kita kurbankan untuk kepentingan yang lebih besar,” ujar Puan dalam keterangan pers yang disiarkan laman resmi DPR, Senin (19/7/2021).

Puan merujuk pada sejarah awal ibadah kurban yang kembali ke Nabi Ibrahim as. "Nabi Ibrahim mendahulukan perintah Allah di atas kepentingannya sendiri sebagai ayah, yang bahkan menunggu lama untuk bisa mendapatkan keturunan, yaitu Ismail,” ujar Puan.

Dalam situasi itu, Ibrahim mendapat wahyu untuk mengurbankan sang putra yang lama dinanti tersebut.

Pada hari ini, lanjut Puan, pandemi Covid-19 masih menjadi kenyataan keseharian. Memaknai Iduladha dalam situasi seperti saat ini, ujar Puan, semestinya juga bisa diperluas dengan esensi kepentingan lebih besar yang sama.

“Saatnya kita mengurbankan ego dan kepentingan pribadi kita untuk bergotong-royong meendayung perahu besar Indonesia keluar dari badai ini,” kata Puan.

Mantan Menko PMK ini menyebutkan, pengorbanan yang diminta di situasi pandemi tidaklah harus yang teramat besar. “Mulai saja dari kesadaran kita untuk menjaga diri dan orang lain dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak keluar rumah kecuali hanya untuk keperluan penting,” tegas Puan.

Belajar dari lonjakan-lonjakan kasus di periode-periode khusus seperti Idulfitri dan tahun baru, politisi PDI-Perjuangan itu meminta masyarakat untuk tidak mudik, saling berkunjung dalam kerumunan terkait Hari Raya Iduladha 1422 H, apalagi berwisata pada hari itu.

 “Jika perlu, pemerintah dan aparat sebaiknya tutup akses ke luar kota pada tanggal merah libur nasional ini, yang juga libur panjang bila dihitung sejak Sabtu. Lakukan segala upaya yang perlu. Pergencar lagi juga sosialiasi agar rakyat paham mengapa semua upaya ini perlu dilakukan bersama,” tegas Puan.

Puan berharap semua energi bangsa dijauhkan dari hal yang kontraproduktif. “Hentikan semua diskusi yang tidak esensial. Fokuskan perhatian kita pada satu arah, keluar dari pandemi,” tegas Puan.

Menuruntya, saat ini menjadi waktu untuk masyarakat Indonesia bergandengan tangan, saling bantu, saling jaga, agar bersama-sama segera keluar dari pandemi Covid-19. “Sekali lagi, mungkin ada kepentingan pribadi yang harus dikurbankan. Tapi percayalah, itu untuk kebaikan yang lebih besar,” tegas Puan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr puan maharani idulfitri Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top