Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Pandemi Covid-19, ILO: 220 Juta Orang di Dunia Menganggur

Direktur Jenderal Guy Ryder juga memperingatkan bahwa pemulihan ekonomi yang tidak merata pascapandemi, sebagian disebabkan oleh ketidakadilan dalam pembagian vaksin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  10:08 WIB
Ilustrasi - rifemagazone.co.uk
Ilustrasi - rifemagazone.co.uk

Bisnis.com, JENEWA - Dampak pandemi Covid-19 terhadap dunia kerja dinilai sebagai "bencana" dan jauh lebih parah dari krisis keuangan 2008.

Sedikitnya 220 juta orang di seluruh dunia diperkirakan masih menganggur tahun ini dan PHK terkait pandemi tidak akan digantikan sampai setidaknya 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Organisasi Buruh Internasional (ILO) Guy Ryder pada Senin (7/6/2021) waktu setempat.

Saat pembukaan konferensi tingkat menteri ILO, Direktur Jenderal Guy Ryder juga memperingatkan bahwa pemulihan ekonomi yang tidak merata pascapandemi, sebagian disebabkan oleh ketidakadilan dalam pembagian vaksin.

"Dampaknya sangat dahsyat, bencana," katanya. "Secara komprehensif ini mewakili krisis dunia kerja empat kali lebih parah dari yang disebabkan oleh krisis keuangan 2008-2009."

Badan PBB itu pekan lalu menyebutkan sedikitnya 220 juta orang di seluruh dunia diperkirakan masih menganggur tahun ini. Selain itu PHK terkait pandemi tidak akan digantikan sampai setidaknya 2023.

"Saat kita semakin melihat proses pemulihan dengan sejumlah ekonomi berkembang pesat, sangat pesat dan pekerjaan kini diciptakan secara kilat, saya rasa kita perlu menyadari betapa tidak meratanya pemulihan [ekonomi] jika kita terus-terusan pada jalur seperti saat ini," ujar Ryder.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ilo pengangguran Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top