Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Mau Seperti India, Pakistan Libatkan Tentara Terapkan Lockdown Ketat

Pakistan tak memiliki pilihan selain melakukan pengetatan pembatasan masyarakat demi mencegah negeri itu masuk ke jurang wabah Covid yang parah.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 09 Mei 2021  |  16:19 WIB
Ilustrasi - Tentara Pakistan berbincang di dekat bendera negeri itu - Reuters/Akhtar Soomro
Ilustrasi - Tentara Pakistan berbincang di dekat bendera negeri itu - Reuters/Akhtar Soomro

Bisnis.com, JAKARTA — Negara tetangga India, Pakistan, memberlakukan kebijakan penguncian atau lockdown secara ketat.

Kebijakan lockdown ketat dipilih Pakistan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 selama liburan Idulfitri.

Tindakan itu berdampak kuat pada kunjungan wisata dan kegiatan bisnis di Pakistan, Namun, hal itu harus dilakukan demi menghadapi gelombang ketiga infeksi Corona setelah India mengalami krisis Covid-19 yang parah.

Pengunciaan yang dimulai kemarin itu merupakan pembatasan paling parah sejak lockdown diberlakukan pada April tahun lalu.

“Mulai hari ini semua bisnis di seluruh negeri akan ditutup. Orang tidak akan diizinkan pergi ke pasar untuk berbelanja saat Idulfitri,” ujar wartawan Al Jazeera, Kamal Hyder seperti dikutip Aljazeera.com, Minggu (9/5/2021).

Hyder mengatakan pemerintah Pakistan khawatir mereka tidak akan dapat mengatasi wabah karena kemungkinan kurangnya ventilator dan oksigen jika "situasinya seperti yang dihadapi India".

Asad Umar, menteri perencanaan yang bertanggung jawab memimpin satuan tugas pandemi Pakistan, mengatakan negara itu menghadapi "situasi berbahaya".

“Langkah ini harus diambil karena situasi yang sangat berbahaya dengan penyebaran mutasi virus yang mematikan,” kata Umar di Twitter.

Dia menambahkan bahwa seluruh elemen negara tersebut perlu “bersatu”.

Pada liburan Idulfitri, yang datang di akhir bulan suci Ramadan, masyarakat biasanya bergerak ke seluruh negeri dan tempat-tempat wisata ramai dikunjungi.

Tahun lalu, negara itu mengalami lonjakan kasus pada minggu-minggu setelah perayaan tersebut.

Bisnis, hotel dan restoran, serta pasar dan taman akan ditutup, sementara transportasi umum antarprovinsi dan dalam kota telah dihentikan. Pihak militer telah dimobilisasi untuk memantau pembatasan tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india pakistan idulfitri Covid-19 Lockdown

Sumber : Aljazeera.com

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top