Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Tito: Kunci Pemulihan Ekonomi Tergantung Penanganan Covid

Tito Karnavian mengingatkan kepala daerah agar memperhatikan empat hal ini pada setiap pagi hari untuk mengelola kasus Covid-19.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  19:45 WIB
Mendagri Tito Karnavian. - Antara\r\n
Mendagri Tito Karnavian. - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan kunci pemulihan ekonomi daerah pada 2022 tergantung pada pengendalian kasus Covid-19 pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbang) 2021 pada Selasa (4/5/2021).

“Khusus untuk daerah, tahun 2022, dengan segala skenario oleh Bappenas dan Menteri Keuangan, kami tetap optimis, ekonomi bisa pulih dan terjadi reformasi struktural dan percepatan pembangunan,” ungkapnya.

Untuk itu, dia mengingatkan kepada kepala daerah agar memperhatikan empat hal ini pada setiap pagi hari untuk mengelola kasus Covid-19.

Pertama, kurva kasus aktif. “Kurva harus landai, kalau bisa turun, tetapi jangan naik, kalau naik harus bergerak melakukan pengetatan,” tegasnya.

Kedua, tingkat kesembuhan harus naik terus. Saat ini tingkat kesembuhan nasional sudah mencapai 91,3 persen.

“Daerah upayakan di atas nasional. Seperti Sulawesi Selatan sudah 97 persen, tetapi masih ada daerah yang 87 persen,” katanya.

Ketiga, menekan angka kematian. Saat ini tingkat kematian nasional mencapai 2,7 persen. Beberapa daerah sudah menunjukkan tingkat kematian yang terkendali seperti Sulawesi Selatan 1,7 persen dan DKI Jakarta 1,6 persen.

Namun, beberapa daerah seperti Sumatera Utara dan Sumatera Selatan masih cukup tinggi yakni 4,7 dan 4,8 persen. Untuk itu, dia memerintahkan adanya perbaikan dari sisi pengobatan dan percepatan testing.

Keempat, ketersediaan tempat tidur (BOR). Sekarang BOR rata-rata mencapai 30 persen. Setiap rumah sakit harus bisa mengendalikan jumlah keterisian pasien tidak lebih dari 50 persen.

“Ada enam daerah di atas 50 persen. Bahkan ada yang hampir 70 persen. Ini lampu merah untuk daerah-daerah itu. Kalau kita belum bisa mengendalikan ini, maka akan sulit ekonomi untuk kita longgarkan, nanti akan terjadi ledakan seperti India.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mendagri Tito Karnavian Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top