Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

20 Tahun Berjalan, Jakarta Pede Otsus Selesaikan Masalah Papua

Pemerintah pusat cukup yakin Otonomi Khusus adalah jalan utama penyelesaian permasalahan Papua, meskipun dalam waktu 20 tahun belakangan ini otsus belum terbukti mengakhiri berbagai persoalan di Papua.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  13:21 WIB
Kabag Ops Polres Jayawijaya Kompol RL Tahapary saat bersama masyarakat. - Antara
Kabag Ops Polres Jayawijaya Kompol RL Tahapary saat bersama masyarakat. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Meski masih menuai pro dan kontra, proses pembahasan amandemen Undang-Undang No.21/2001 tentang Otonomi Khusus Papua terus berlangsung.

Hari ini, Panitia khusus (Pansus) Otsus DPR RI menggelar amandemen UU tersebut.Ketua Pansus Revisi UU Otsus Papua di DPR RI Komarudin Watubun mengatakan ada tiga hal yang menjadi prioritas Revisi Otsus, yaitu pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Komarudin mengakui, meski Otsus papua telah berjalan 20 tahun, namun belum terakomodir secara baik, karena sejumlah kabupaten dan kota di Tanah Papua masih tergolong miskin.

"Oleh karena itu perlu dilakukan perubahan kedua atas UU nomor 21 tahun 2001 sebagaimana diubah menjadi UU nomor 35 tahun 2008 yang sudah masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) DPR RI tahun 2021," kata Komarudin Watubun pada pembukaan rapat itu.

Komarudin menegaskan tentang adanya perubahan beberapa pasal dalam revisi kedua UU 21 Tahun 2001 tentang Otsus, hanya terkait dengan anggaran dan pemekaran daerah.

"Anggaran dan pemekaran masih menjadi acuan utama, karena revisi ini merupakan inisiatif pemerintah pusat," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua otonomi khusus

Sumber : Antara

Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top