Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menag Minta Skenario Haji 2021 Disiapkan Komprehensif

Menag meminta calon jemaah bersiap dengan adanya kemungkinan perubahan skema penyelenggaraan haji di tengah pandemi Covid-19.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  21:09 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas / Dok. Setpres RI
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas / Dok. Setpres RI

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginstruksikan jajarannya untuk memersiapkan skenario penyelenggaraan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19 dengan sangat komprehensif. Upaya ini agar tujuan beribadah dan keselamatan jemaah dapat terwujud.

"Siapkan secara detail. Saya harap pelaksanaan haji benar-benar detail persiapannya. Jangan ada yang terlewat sedikit pun, karena terkait keselamatan jemaah. Demi keselamatan jemaah, siapkan haji sedetail mungkin,” kata Menag dalam keterangan resmi, Selasa (30/3/2021).

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan. Perubahan itu antara lain adanya pembatasan termasuk dalam kegiatan keagamaan yang bersifat massal.

"Pembatasan juga terjadi dalam penyelenggaraan haji dan umrah sejak tahun lalu. Itu bisa menjadi pelajaran dalam persiapan, jika haji dibuka tahun ini," ujarnya.

Dia memberi contoh, selama ini jemaah haji Indonesia melaksanakan haji tamattu` yaitu pelaksanaan ibadah dimulai dengan umrah kemudian dilanjutkan dengan berhaji.

Akan tetapi, apabila jemaah haji Indonesia diizinkan berangkat tahun ini dengan skema karantina, bisa jadi ibadah haji dilaksanakan dengan Ifrad atau mendahulukan haji kemudian dilanjutkan dengan umrah.

"Hal ini harus dibahas bersama dalam muzakarah. Perlu kajian hukum, termasuk pola manasiknya agar bisa segera disosialisasikan," ujarnya.

Selain itu, Menag meminta mental jemaah juga disiapkan sejak dini karena dimungkinkan adanya perubahan skema penyelenggaraan haji di tengah pandemi ini.

Untuk itu, seluruh jajaran di Kemenag diimbau untuk bekerja maksimal agar jemaah mendapat pengetahuan yang komprehensif dan mempersiapkan haji dengan matang.

"Jangan sampai beda-beda pemahaman. Tugas berat Pak Dirjen [Haji dan Umrah], selain menyiapkan mitigasi juga menata pemahaman. Selamat bermuzakarah. Saya harap ada rumusan solusi atas setiap potensi masalah yang ada," terangnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ibadah Haji menag Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top