Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dunia Kembali Normal pada Akhir 2022, Prediksi Bill Gates Mundur?

Bill Gates sebelumnya memperkirakan pandemi akan berakhir pada 2021, tetapi baru-baru ini dia mengaku dunia akan kembali normal pada akhir 2022.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  08:30 WIB
Pendiri Microsoft dan tokoh filantropis Bill Gates - Istimewa
Pendiri Microsoft dan tokoh filantropis Bill Gates - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pendiri Microsoft Bill Gates memprediksi bahwa dunia akan kembali normal pada 2022. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan koran Polandia Gazeta Wyborcza dan stasiun televisi TVN24, Kamis (25/3/2021).

Menurutnya, pandemi virus Corona atau Covid-19 akan berakhir dengan program vaksinasi Covid-19. "Akhir 2022 kita seharusnya sepenuhnya kembali normal," ujarnya dalam wawancara tersebut.

Ini bukan kali pertama Bill Gates angkat bicara soal proyeksi dari akhir pandemi virus Corona ini. Pada Desember 2020, miliarder ini menilai bahwa segalanya akan menjadi lebih baik pada 2021.

Dalam unggahan di blog pribadinya, Gates berpikir efek positif dari vaksin Covid-19 akan terasa. Dia pun memperkirakan kehidupan akan jauh lebih dekat dengan kondisi normal daripada kondisi saat itu.

Vaksin, dan keberhasilannya yang nyata, adalah alasan utama Gates optimis. "Kami tidak hanya memiliki tiga vaksin yang tampaknya bekerja dengan sangat baik [Pfizer, Moderna dan AstraZeneca semuanya telah disetujui di Inggris], tetapi kami juga memiliki banyak vaksin yang bekerja serupa yang sedang dikembangkan dan, semoga, sedang dalam proses," ujarnya dilansir dari Metro.

Kendati begitu, Gates kemudian memperkirakan negara-negara miskin akan tertinggal enam hingga delapan bulan di belakang negara yang lebih kaya dalam mendapatkan akses ke vaksin Covid-19 untuk melindungi populasi mereka terhadap pandemi.

Dilansir Antara, Rabu (27/1/2021), Gates mengatakan peluncuran vaksin Covid-19 pertama sebagai masalah distribusi yang sulit. Perilisan vaksin itu pun dinilai memberi tekanan pada lembaga global, pemerintah, dan pembuat obat.

"Setiap politisi berada di bawah tekanan untuk mengajukan tawaran agar negara mereka bisa berada di urutan atas dalam antrean (pasokan vaksin)," kata dia.

Sebaliknya, filantropis ini optimistis masyarakat di negara-negara kaya akan melihat akhir pandemi berakhir pada akhir 2021.  Pada akhir tahun ini, miliarder ini menilai masyarakat di negara-negara kaya akan kembali ke kehidupan normal dengan asumsi, vaksin dapat diluncurkan ke sekitar 70 persen hingga 80 persen populasi mereka.

Sementara itu, pada bulan lalu, Gates mengatakan penyuntikan dosis ketiga vaksin Covid-19 mungkin diperlukan untuk menghadapi kekhawatiran munculnya varian baru di Afrika Selatan. Hal ini diungkapkannya dalam wawancara di CBS Evening News yang dipandu oleh Norah O’Donnell, Selasa (17/2/2021).

“Masalahnya apakah kita hanya membutuhkan vaksin dengan keampuhan tinggi seperti yang sekarang atau kita perlu dosis ketiga dengan vaksin yang sama atau kita butuh vaksin yang dimodifikasi?,” kata Gates.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates Virus Corona Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top