Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bill Gates Pede Dunia akan Kembali Normal pada Akhir 2022, Kenapa?

Pendiri Microsoft Bill Gates mengatakan pandemi Covid-19 adalah tragedi yang luar biasa dengan satu-satunya berita baik adalah semakin meluasnya akses masyarakat terhadap vaksin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  06:31 WIB
Pendiri Microsoft, Bill Gates, menunjuk sebuah toples berisi kotoran manusia saat berpidatonya di Reinvented Toilet Expo yang menampilkan teknologi sanitasi di Beijing. - Reuters
Pendiri Microsoft, Bill Gates, menunjuk sebuah toples berisi kotoran manusia saat berpidatonya di Reinvented Toilet Expo yang menampilkan teknologi sanitasi di Beijing. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pendiri Microsoft Bill Gates kembali buka suara soal prediksi akhir dari pandemi virus Corona atau Covid-19 yang lebih dari satu tahun berdampak pada kehidupan manusia.

Dalam wawancara dengan koran Polandia Gazeta Wyborcza dan stasiun televisi TVN24, Kamis (25/3/2021), dia mengklaim bahwa situasi akan membaik pada akhir 2022. Menurutnya, hal itu dimungkinkan dengan program vaksinasi Covid-19.

"Akhir 2022 kita seharusnya sepenuhnya kembali normal," ujarnya dalam wawancara tersebut.

Gates menyebutkan pandemi Covid-19 adalah tragedi yang luar biasa. Menurutnya, satu-satunya berita baik selama pandemi, adalah semakin meluasnya akses masyarakat terhadap vaksin.

Bill Gates yang mundur dari jabatannya dari Microsoft Corp pada 2014 silam telah berkomitmen membantu penanganan Covid-19 di dunia. Dia bersama Melinda Gates Foundation siap menggelontorkan sedikitnya US$1,75 miliar atau sekitar Rp25 triliun (asumsi kurs Rp14.427 per US$).

Sokongan dana itu untuk mendorong pabrikan memproduksi berbagai vaksin, mendiagnosa penyakit dan sejumlah perawatan pasien yang dibutuhkan.

Lembaga COVAX, yang didukung penuh oleh WHO dan Global Alliance for Vaccines and Immunization (GAVI) mengklaim telah mengamankan sekitar 2 miliar dosis vaksin untuk negara-negara miskin pada akhir tahun 2021.

Sebelumnya Bill Gates menyebutkan upaya menangani pandemi virus corona baru atau Covid-19 jauh lebih mudah ketimbang memerangi perubahan iklim di dunia. Hal ini tak lepas dari bakal ada vaksin yang diproduksi oleh sejumlah negara dan diyakini bisa memutus penyebaran virus dengan efektif.

“Pandemi (corona) akan berakhir karena vaksin luar biasa ini ditemukan dalam satu tahun dan sekarang kami mencoba meningkatkannya dan menerapkannya ke varian baru. Dibandingkan dengan perubahan iklim, itu sangat mudah,” kata Gates kepada BBC, seperti dikutip New York Post, Rabu (17/2/2021).

Hal itu disampaikan Gates saat mempromosikan buku anyarnya yang berjudul How to Avoid a Climate Disaster, yang dirilis pada pekan ini. Dalam bukunya, dia mengklaim telah mengerahkan lebih dari US$ 1 miliar dalam upaya mencapai emisi nol karbon.

Tujuannya adalah untuk mengimbangi setiap karbon yang dipompa ke udara dengan menyerap jumlah yang setara dari atmosfer. Selain itu, Bill Gates and Melinda Gates Foundation juga telah menjanjikan lebih dari US$200 juta atau sekitar Rp2,9 triliun untuk upaya mengembangkan dan mendistribusikan tes, perawatan, dan vaksin Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates Virus Corona Covid-19

Sumber : Tempo/Reuters

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top