Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemberontak Houthi Serang Pangkalan Minyak Arab Saudi Pakai Rudal

Houthi juga mengatakan mereka menyerang sasaran militer di Kota Dammam, Asir dan Jazan di Saudi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  10:59 WIB
Tangki minyak Aramco terlihat di fasilitas produksi di ladang minyak Saudi Aramco di Shaybah, Arab Saudi, Selasa (22/5/2018). - Reuters
Tangki minyak Aramco terlihat di fasilitas produksi di ladang minyak Saudi Aramco di Shaybah, Arab Saudi, Selasa (22/5/2018). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pemberontak Houthi Yaman melakukan serangan drone dan rudal ke jantung industri minyak Arab Saudi termasuk ke Saudi Aramco di Ras Tanura dalam serangan yang menurut pihak kerajaan ditujukan untuk menggangu keamanan dan stabilitas pasokan energi global.

Ketika mengumumkan serangan itu, Houthi juga mengatakan mereka menyerang sasaran militer di Kota Dammam, Asir dan Jazan di Saudi.

Sementaara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap koalisi pimpinan Yaman dengan mencegat beberapa drone kelompok pemberontak itu.

Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan, tempat penyimpanan minyak di Ras Tanura, situs kilang minyak dan fasilitas pemuatan minyak lepas pantai terbesar di dunia, diserang dengan pesawat tak berawak tetapi tidak ada korban atau kerugian properti.

"Salah satu area tangki minyak di Pelabuhan Ras Tanura di Wilayah Timur, salah satu pelabuhan minyak terbesar di dunia, pagi ini diserang oleh pesawat tak berawak, yang datang dari laut," menurut  Kementerian Energi Saudi dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (8/3/2021).

Pecahan peluru dari rudal balistik jatuh di dekat kompleks perumahan Aramco di Dhahran.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea mengatakan, kelompok itu menembakkan 14 drone dan delapan rudal balistik melintasi perbatasan dengan kerajaan dalam "operasi luas di jantung Arab Saudi".

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Arab Saudi menyarankan warga AS untuk berhati-hati setelah laporan kemungkinan serangan dan ledakan di daerah Dhahran, Dammam dan Khobar di Provinsi Timur Arab Saudi.

Provinsi ini adalah rumah bagi sebagian besar fasilitas produksi dan ekspor minyak Saudi Aramco.

Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi yang memerangi Houthi di Yaman mengatakan, bahwa pihaknya akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dirinya sendiri, dan untuk memastikan stabilitas pasokan energi dan lalu lintas maritim.

Serangan terhadap tangki minyak bumi di pelabuhan Ras Tanura dan fasilitas Aramco di Dhahran adalah "serangan teroris pengecut", kata seorang juru bicara kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan di kantor berita negara SPA.

Koalisi mengatakan sebelumnya bahwa mereka mencegat 12 drone yang diluncurkan oleh Houthi, termasuk lima yang ditembakkan ke kerajaan, dan dua rudal balistik yang ditembakkan ke arah Jazan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi yaman
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top