Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat, Ini Kata Mahfud MD

Mahfud berpendapat langkah untuk menerima tawaran menjadi Ketum Demokrat pada KLB di Sumut sebagai tanggapan Moeldoko atas tudingan SBY dan sejumlah kader Demokrat lainnya.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 07 Maret 2021  |  11:40 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Menko Polhukam Mahfud MD menjadi pembicara kunci saat seminar nasional untuk memperingati HUT Ke-6 Badan Keamanan Laut (Bakamla) di Jakarta, Selasa (15/12/2020). Seminar tersebut membahas tema Pengelolaan Perbatasan Laut Republik Indonesia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membeberkan alasan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima tawaran menjadi Ketua Umum dari peserta KLB Demokrat di The Hill, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Mahfud menuturkan Moeldoko merasa geram akibat disudutkan ihwal keterlibatannya dalam rencana pengambilalihan pucuk pimpinan Partai Demokrat sejak awal Februari 2021 lalu. Padahal, Moeldoko berulangkali menegaskan dirinya tidak merancang KLB tersebut.

“Setiap hari dia diejek terus melalui TV, Medsos, sehingga dia capek, Pak SBY sendiri mengatakan saya turun gunung lalu menyebut nama pak Moeldoko di situ pak Moeldoko langsung menjawab,” kata Mahfud dalam acara Apa Kabar Indonesia TV One, Sabtu (6/3/2021).

Mahfud berpendapat langkah untuk menerima tawaran Ketua Umum dari peserta KLB Demokrat di The Hill, Deli Serdang itu sebagai tanggapan Moeldoko atas tudingan SBY dan sejumlah kader Demokrat lainnya.

“Mungkin KLB ini jawabannya, tetapi pemerintah tidak ikut-ikutan,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung kelakuan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko bak 'menjilat ludahnya sendiri' karena bersedia menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara.

Pada KLB yang diselenggarakan GPK PD (Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat), Moeldoko menerima ketika diminta untuk menjadi ketua umum Partai Demokrat. Padahal, sebelumnya dia mengaku tak mengetahui dan tak ikut campur urusan pengambilalihan kepemimpinan partai tersebut.

“Tentu apa yang disampaikan oleh KSP Moeldoko tadi meruntuhkan seluruh pernyataan yang telah diucapkan sebelumnya, yang katanya ia tidak tahu menahu, tidak ikut-ikutan, tidak terlibat bahkan mengatakan semua ini adalah permasalahan internal Demokrat,” kata AHY pada konferensi pers, Jumat (5/3/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md partai demokrat moeldoko agus harimurti
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top