Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rekor! Sehari, 1.910 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Brasil

Sao Paulo, negara bagian terpadat di Brasil, mengumumkan langkah-langkah baru yang ketat untuk memperlambat pandemi Virus Corona.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  07:20 WIB
Seorang pria berlari melewati ratusan makam yang digali oleh aktivis LSM Rio de Paz di Pantai Copacabana, menyimbolkan warga yang meninggal dunia akibat penyakit  Covid-19 di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (11/6/2020). - Antara/Reuters
Seorang pria berlari melewati ratusan makam yang digali oleh aktivis LSM Rio de Paz di Pantai Copacabana, menyimbolkan warga yang meninggal dunia akibat penyakit Covid-19 di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (11/6/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Brasil kembali mencatat rekor korban meninggal dunia akibat wabah Covid-19 setelah negara Amerika selatan itu mencatat sedikitnya 1.910 angka kematian baru.

Pada Rabu (3/3/2021) malam waktu setempat, Dewan Nasional Kesehatan Negara menyatakan angka kematian itu membuat total korban tewas negara tersebut menjadi 259.271 atau sekitar 10 persen dari total angka global. Sedangkan, rekor 1.726 kematian dilaporkan terjadi sehari sebelumnya pada atau pada Selasa (2/3/2021) waktu setempat.

Pengumuman itu datang ketika rumah sakit di seluruh Brasil berjuang untuk mengatasi gelombang infeksi baru dan kritikan terhadap penanganan krisis oleh Presiden Jair Bolsonaro meningkat.

Sebelumnya, Bolsonaro, yang telah berulang kali menganggap remeh tindakan pembatasan pergerakan orang dan Virus Corona, membela tindakannya atas bencana kesehatan masyarakat. Dia menuduh jurnalis "menciptakan kepanikan" dan secara tidak adil menyalahkan dia atas meningkatnya jumlah korban tewas.

"Bagi media, saya adalah virusnya," kata politisi sayap kanan itu seperti dikutip TheGuardian.com, Kamis (4/3/2021).

Pesaing politiknya telah melakukan serangan terhadap Bolsonaro dalam beberapa hari terakhir, karena situasinya telah memburuk. Pada Selasa (2/3/2021), politikus kanan-tengah Eduardo Leite mengatakan kepada wartawan: "Sulit untuk memahami pikiran Bolsonaro, hatinya keras dalam  menghadapi  ketidakmanusiawian, penghinaan terhadap kehidupan.”

“Para pemimpin yang menolak pedoman kesehatan masyarakat dan membingungkan orang sama saja dengan membunuh mereka, saya khawatir. Itulah yang sedang terjadi di Brasil sekarang," kata Leite.

Sementara itu, Sao Paulo, negara bagian terpadat di Brasil, mengumumkan langkah-langkah baru yang ketat untuk memperlambat pandemi Virus Corona yang merebak luas di negara dengan jumlah kematian tertinggi kedua di dunia itu.

Dilaporkan  bahwa  bahwa mulai Sabtu (6/3/2021), bar dan restoran hanya akan beroperasi melalui pengiriman, sementara mal dan bisnis yang tidak penting akan ditutup sebagaimana mengutip Gubernur João Doria.

Tindakan itu, yang dilakukan saat Brasil mencatat rekor kematian harian tertinggi, akan dilakukan dalam dua minggu ini, katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brasil Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top