Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Erick Thohir Angkat Ketum PBNU Jadi Komut PT KAI

Berdasarkan salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-64/MBU/03/2021, Ketum PBNU Said Aqiel Siradj ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT KAI.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 04 Maret 2021  |  17:40 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin Covid-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjukkan contoh kemasan botol vaksin Covid-19 saat kunjungan kerja di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV) di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir membeberkan alasan di balik pengangkatan Ketua UMUM PBNU Said Aqil Siradj sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Menurutnya, Said Aqil Siradj mampu menangani isu sosial di sekitar proyek pembangunan perusahaan milik negara tersebut.

“Selama ini kadang-kadang pembangunan itu rentan dengan isu sosial. Figur pak Said Aqil saya rasa figur yang bisa diterima,” kata Erick seusai menggelar rapat bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Adapun sejumlah proyek di sekitar KAI meliputi pembagunan LRT, sinkronisasi kereta Jakarta-Bandung, sinkronisasi kereta api dengan MRT.

“Isu sosialnya ini bisa dilakukan dan pak Said Aqil juga didampingi komisaris yang punya track record yang baik di bidang keuangan, jadi masing-masing figur berbeda-beda,” tuturnya.

Sebelumnya, Kementerian BUMN mengangkat sejumlah pihak untuk mengisi jabatan komisaris di PT Kereta Api Indonesia (Persero). Ketua Umum PBNU Said Aqil menjadi Komisaris Utama.

Pengangkatan berdasarkan salinan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-64/MBU/03/2021. Keputusan itu menyatakan Said Aqiel Siradj ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen KAI, Riza Primadi sebagai Komisaris Independen KAI, Rochadi sebagai Komisaris Independen KAI, Diah Natalisa sebagai Komisaris KAI, dan Chairul Anwar sebagai Komisaris KAI.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan sesuai dengan salinan baru tersebut, Kementerian BUMN juga memberhentikan dengan hormat Jusman Syafii Djamal sebagai Komisaris Utama merangkap sebagai Komisaris Independen KAI, Rahmat Hidayat sebagai Komisaris Independen KAI, dan Suhono Harso Supangkat sebagai Komisaris KAI, serta mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Basuki Purwadi sebagai Komisaris KAI.

Dengan pengangkatan tersebut, susunan Dewan Komisaris KAI menjadi Said Agiel Siradj, Pungky Sumadi, Cris Kuntadi, Freddy Harris, Riza Primadi, Rochadi, Diah Natalisa, dan Chairul Anwar.

“Kami mengucapkan selamat kepada Said Aqiel Siradj, Riza Primadi, Rochadi, Diah Natalisa, dan Chairul Anwar. Semoga dapat membawa kemajuan bagi perkeretaapian Indonesia,” ujarnya melalui siaran pers, Rabu (3/3/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN pt kai erick thohir said aqil siroj
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top