Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nadiem: Guru Belajar dan Berbagi untuk Perjuangkan Hak Pendidik

Kemendikbud berupaya memperjuangkan hak para pendidik, khususnya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan kerja.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  10:45 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berdialog dengan kepala sekolah dan guru saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 8 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/11/2020). - Antara
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berdialog dengan kepala sekolah dan guru saat melakukan kunjungan kerja di SMK Negeri 8 Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi. Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, program tersebut sebagai bentuk upaya memperjuangkan hak pendidik.

Dia memaparkan, dalam program sebelumnya masing-masing di Guru Belajar dan Guru Berbagi, sudah sekitar setengah juta guru mengaktualisasikan berbagai kompetensi, melakukan evaluasi diri, serta mengembangkan diri secara mandiri dan berkelanjutan.

“Saya ingin menyampaikan kembali harapan dan cita-cita dari merdeka belajar, yaitu menciptakan pembelajaran kepada murid dan memerdekakan pemikiran dan potensi mereka. Ujung tombak dari cita-cita tersebut adalah para guru hebat dan berkualitas guru yang mau membuka diri,” ungkap Nadiem dalam konferensi pers, Rabu (3/3/2021).

Oleh karena itu, Kemendikbud berupaya memperjuangkan hak para pendidik, khususnya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan kerja, sehingga guru dapat mencurahkan perhatiannya secara penuh untuk menghadirkan proses belajar mengajar yang aktif dan menyenangkan.

Tahun 2021, Kemendikbud telah merancang kebijakan rekrutmen guru ASN P3K dengan kuota hampir satu juta orang. Adapun, kapasitasnya disesuaikan dengan kebutuhan guru di masing-masing daerah.

“Yang lolos seleksi akan diangkat menjadi P3K. Seleksi P3K kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan secara daring. Selain itu untuk tahun 2021 seleksi juga terbuka untuk semua guru kan honorer dan semua akan punya kesempatan untuk menjadi ASN,” kata Nadiem.

Sebagai persiapan seleksi, Kemendikbud menyediakan materi pembelajaran yang dapat diakses secara daring.

“Walaupun bisa gagal pertama kali, Kemendikbud memberikan kesempatan beberapa kali, sampai dengan 3 kali untuk lolos seleksi tes menjadi guru P3K,” imbuhnya.

Nadiem berharap dengan adanya program ini para guru akan bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi, karena hasil seleksi tersebut nantinya juga akan menentukan masa depan anak-anak Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud Nadiem Makarim
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top