Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi Pelindo II, Anak RJ Lino Mangkir Lagi dari Panggilan Kejagung

Clarissa Sastra Lino, anak kandung RJ Lino, diagendakan hadir sebagai saksi oleh pemeriksaan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait korupsi Pelindo II.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  19:59 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Anak kandung RJ Lino, Clarissa Sastra Lino kembali mangkir dari pemeriksaan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus tindak pidana korupsi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

Berdasarkan jadwal pemeriksaan saksi Kejagung pada hari ini Rabu 27 Januari 2021, nama Clarissa Sastra Lino tercantum sebagai salah satu saksi yang akan diperiksa tim penyidik dalam perkara tindak pidana korupsi PT Pelindo II. Namun, hanya satu saksi yang hadir memenuhi panggilan tim penyidik Kejagung.

Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengemukakan saksi yang hadir tersebut berinisial IW-karyawan PT Hutchison Port Indonesia (HPI).

"IW selaku karyawan PT Hutchison Port Indonesia (HPI) diperiksa sebagai saksi," tuturnya, Rabu (27/1/2021).

Leonard tidak menjelaskan lebih jauh alasan tidak hadirnya saksi atas nama Clarissa Sastra Lino yang seharusnya diperiksa oleh penyidik Kejagung hari ini.

Menurut Leonard, pemeriksaan saksi itu dilakukan untuk mencari fakta hukum dan alat bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Pelindo II.

"Saksi diperiksa untuk mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti," katanya.

Panggilan pemeriksaan sebagai saksi terhadap Clarissa Sastra Lino yang pertama kali dijadwalkan pada 12 Januari 2021. Namun, Clarissa Sastra Lino tidak memenuhi panggilan tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penyidikan kasus dugaan korupsi pada PT Pelindo dilakukan usai diterbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-54/F.2/Fd.1 /09/2020. Penyidik pun telah melakukan penggeledahan di kantor petinggi JICT dan menyita sejumlah dokumen sebagai barang bukti.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo ii kejagung rj lino
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top