Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polda Sumut Selidiki Kebocoran Pipa Gas PLTP Sorik Marapi

Pipa gas milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kab. Mandailing Natal mengalami kebocoran pada Senin (25/1/2021), yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan 24 orang lainnya pingsan.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  13:18 WIB
Ilustrasi: Seorang warga memikul pupuk kandang di perladangan sekitar instalasi sumur Geothermal atau panas bumi PT Geo Dipa Energi di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2020). ANTARA FOTO - Anis Efizudin
Ilustrasi: Seorang warga memikul pupuk kandang di perladangan sekitar instalasi sumur Geothermal atau panas bumi PT Geo Dipa Energi di kawasan dataran tinggi Dieng Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2020). ANTARA FOTO - Anis Efizudin

Bisnis.com, MEDAN — Kepolisian Daerah Sumatra Utara melakukan penyelidikan terkait kebocoran pipa gas milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (SGMP) di Kabupaten Mandailing Natal yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia.

"Tim masih bekerja melakukan penyelidikan di lokasi," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Hadi Wahyudi seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/1/2021).

Ketika ditanya mengenai apakah sudah ada tersangka dalam peristiwa tersebut, Hadi hanya menegaskan pihaknya masih memintai keterangan sejumlah pihak.

Sebelumnya, pipa gas milik PT SMGP di Kabupaten Mandailing Natal mengalami kebocoran pada Senin (25/1/2021), yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan 24 orang lainnya pingsan.

Peristiwa itu berawal saat salah satu pekerja PT SMGP berinisial DD membuka keran master palep untuk mengalirkan panas bumi atau fluida ke pipa sbend, dan membuka keran isolasi palep panas bumi atau fluida mengalir ke silencer tersebut.

Saat pipa keran isolasi panas bumi itu dibuka malah mengeluarkan gas beracun dan menimbulkan korban jiwa.

Atas kejadian tersebut pun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menerbitkan surat penghentian sementara seluruh kegiatan atau aktivitas PT SMGP di lapangan, termasuk penghentian operasi PLTP Unit I (45 MW), kegiatan pengeboran dengan 2 unit rig, dan seluruh aktivitas pengembangan PLTP Unit II.

"Kejadian tersebut saat ini dalam proses investigasi oleh Inspektur Panas Bumi yang dijadwalkan berangkat menuju lokasi hari ini," kata Panas Bumi Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari melalui siaran pers, Selasa (26/1/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panas bumi pltp
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top