Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Ini Calon Mahasiswa Bisa Memilih Dua Program Studi Sekaligus

Pada dua jalur masuk perguruan tinggi siswa yakni SNMPTN dan SBMPTNI, para siswa berkesempatan memilih dua program studi. Siswa bisa memilih salah satu atau keduanya program studi jenjang D4.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  00:20 WIB
Tahun Ini Calon Mahasiswa Bisa Memilih Dua Program Studi Sekaligus
Logo SNMPTN 2020
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) telah meluncurkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi,  Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN).

Tahun ini LTMPT telah berintegrasi dengan Dirjen Vokasi Kemendikbud, sehingga seluruh program studi jenjang D4 bisa ikut serta dalam proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Ketua Pelaksana LTMPT Budi Widyobroto menambahkan, terkait dengan pilihan program studi bagi siswa. Pada dua jalur masuk perguruan tinggi siswa berkesempatan memilih dua program studi. Siswa bisa memilih salah satu atau keduanya program studi jenjang D4.

“Jadi misalnya boleh memilih 2 prodi. misalkan di universitas A pilih satu prodi S1, satunya lagi prodi D4 itu boleh,” jelas Budi, Senin (4/1/2021).

Budi juga menjelaskan bahwa Politeknik akan memberikan bobot lebih kepada yang jurusannya dari SMK.

“Kalau anak SMK kesempatannya akan lebih besar di indeks sekolah. sehingga kans untuk bisa masuk bisa lebih tinggi dibandingkan dengan di program akademik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua LTMPT Moh. Nasih menambahkan bahwa

siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan mendapatkan poin dan kesempatan lebih besar untuk masuk dibandingkan dengan ketika mendaftar ke program studi jenjang Strata 1 (S1).

“Selain untuk Politeknik, hal ini juga berlaku bagi universitas di bawah naungan Kementerian Agama [Kemenag],” ujar Nasih.

Namun demikian,  untuk ikut seleksi tersebut, perguruan tinggi harus mengikuti aturan kuota LTMPT, yakni 20 persen dari jalur SNMPTN, 40 persen dari UTBK – SBMPTN, dan 20 persen dari jalur mandiri.

“Jadi tidak bisa kuotanya semaunya sendiri, termasuk daya tampung dan proses yang dilakukan semua harus ikut aturan LTMPT,” tegas Nasih.

Adapun LTMPT telah mengumumkan jadwal Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK – SBMPTN). Ujiannya akan dibagi dalam dua gelombang.

Pendaftaran UTBK – SBMPTN akan dilakukan mulai 15 Maret – 1 April 2021. Namun, sebelumnya para siswa kelas 12 diharapkan sudah melakukan registrasi akun LTMPT terlebih dahulu.

“Pelaksanaan UTBK SBMPTN akan dilakukan dalam dua gelombang, per gelombang dilaksanakan selama 7 hari, tiap hari 2 sesi pagi dan siang,” jelasnya pada konferensi pers LTMPT, Senin (4/1/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

SNMPTN mahasiswa sbmptn
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top