Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Beijing: Seorang WNI Bawa Covid-19 ke China, Begini Kejadiannya

Belakangan ini, di Beijing, muncul kasus baru Covid-19 yang diidentifikasi sebagai imported case. Kasus tersebut diidentifikasi berasal dari salah seorang WNI yang kembali ke China untuk bekerja.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  15:33 WIB
Ilustrasi - kemlu.go.id
Ilustrasi - kemlu.go.id

Bisnis.com, JAKARTA — Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun membeberkan kasus baru Covid-19 di Beijing. Kasus tersebut diidentifikasi berasal dari salah seorang Warga Negara Indonesia yang kembali ke China untuk bekerja.

“WNI ini sebenarnya adalah imported case karena datangnya dari Indonesia. Jadi setelah melalui proses karantina lalu dia ke Beijing karena bekerja, di Beijing terdeteksi kemudian jadi tempat, daerah tersebut ada beberapa yang terkena [Covid-19],” kata Djauhari dalam diskusi virtual Satgas Penangan Covid-19 pada Selasa (5/1/2021).

Setelah dideteksi, lanjut Djauhari, WNI itu lantas menghubungi pihak KBRI. Dia mengatakan WNI itu berstatus Orang Tanpa Gejala atau OTG.

“Dia tidak merasa sakit, ternyata positif Covid-19. Sekarang dia dirawat di salah satu rumah sakit khusus penanganan Covid-19 terbaik di China. Kita terus berkomuniasi dengan dia sampai saat ini kondisinya baik,” tuturnya.

Dia menambahkan Pemerintah China langsung melakukan tes swab secara masif kepada dua juta warganya yang berdomisili di Beijing.

Langkah itu diambil setelah ditemukannya 14 kasus konfirmasi positif Covid-19 baru di dua kecamatan yang terletak di Beijing pada Desember 2020.

“Ada lokasi-lokasi tertentu di mana ditemukannya pasien-pasien baru jadi sudah sekitar 2 juta yang di-swab tetapi tidak di-lockdown, kegiatan di Beijing seperti biasa, hanya meningkatkan tingkat disiplin masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan penambahan 33 kasus virus Corona atau Covid-19 di China daratan pada 3 Januari 2021.

Penambahan kasus itu lebih tinggi dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatatkan penambahan 24 kasus Covid-19 di China daratan.

Komisi Kesehatan Nasional China, melalui pernyataannya hari ini, Senin (4/1/2021), mengatakan bahwa 20 dari kasus baru merupakan infeksi impor yang berasal dari luar negeri.

Komisi itu juga melaporkan 13 kasus baru yang ditularkan secara lokal, yaitu enam di Provinsi Liaoning, empat di Provinsi Hebei, dua di Beijing, dan satu di Provinsi Heilongjiang.

Jumlah kasus baru menyangkut orang tanpa gejala (OTG), yang tidak diklasifikasikan oleh China sebagai kasus yang dikonfirmasi, naik menjadi 40 dari delapan kasus sehari sebelumnya.

Jumlah total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di China daratan hingga kini mencapai 87.150, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah, yaitu 4.634 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china beijing Virus Corona Covid-19
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top