Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketua IDI: Mari Masyarakat Vaksinasi Bersama!

IDI menegaskan mendukung program pemerintah tersebut dan mengajak masyarakat bersama-sama vaksinasi Covid-19 ketika vaksin yang sudah ada dinyatakan aman oleh Badan POM.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 14 Desember 2020  |  15:22 WIB
Jarum suntik.  - Bloomberg
Jarum suntik. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menampik kabar bahwa IDI menolak vaksinasi.

IDI menegaskan mendukung program pemerintah tersebut dan mengajak masyarakat bersama-sama vaksinasi Covid-19 ketika vaksin yang sudah ada dinyatakan aman oleh Badan POM.

“Kami juga bersedia menjadi salah satu yang menjadi penerima vaksin. Dengan begitu juga mungkin Kami akan memperkuat kepercayaan masyarakat akan proses vaksinasi,” kata Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih dalam konferensi pers, Senin (14/12/2020).

Masyarakat juga diharapkan yakin dengan program vaksinasi yang disediakan pemerintah. Dia menilai program tersebut merupakan upaya strategis untuk menghentikan pandemi Covid-19.

“Ini adalah kerja kita bersama, bukan hanya pemerintah, dokter, IDI, tapi butuh juga peran media, untuk sampai ke masyarakat kabar yang benar,” tegas Daeng.

IDI juga menegaskan masyarakat agar tidak perlu takut divaksin, karena proses pengembangannya sudah dilakukan dengan baik, penelitiannya sudah berjalan baik sesuai prosedur.

“Nanti kita tunggu laporan keluar, di seluruh dunia standar penilaiannya sama. Tidak sembarangan. Oleh karena itu begitu dikatakan aman, mari kita bersama-sama. Masyarakat jangan sampai ikut berita-berita yang salah,” kata Daeng.

Daeng juga menjelaskan bahwa memeriksa keamanan, mutu, dan efektivitas vaksin bukan tugas berat bagi BPOM, karena itu pekerjaan sehari-hari badan tersebut untuk memberikan pengawasan sebelum obat digunakan.

Sementara menantikan vaksin datang, IDI juga mengimbai agar masyarakat tetap melaksakanan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, karena vaksin bukan kunci dan tidak akan menghilangkan virus 100 persen.

Kemudian, menjelang vaksinasi, masyarakat dimohon menjaga kesehatan dengan baik dan kalau bisa jangan sampai terpapar dan terinfeksi virus Covid-19.

“Karena, vaksin mendorong terbentuknya antibodi dan untuk divaksin syaratnya badan kita sehat dan tubuh kita dalam kondisi baik, nutrisi dalam tubuh kita baik. Selain jaga 3M, jaga gizi dan kondisi tubuh dengan baik sehingga nanti terbentuk antibodi yang baik, sehingga pencegahan Covid-19 menjadi optimal,” tegasnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top