Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebelum Mengaku Positif Covid-19, Anies Sempat Kena Tegur Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan dirinya positif Covid-19 pada Selasa (1/12/2020).
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  11:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Amad Riza Patria memberi penjelasan perihal diberlakukannya kembali PSBB seperti awal pandemi Covid-19, Rabu (9/9/2020). JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengonfirmasi bahwa dirinya positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR pada Selasa (1/12/2020).

Anies mengumumkan dirinya positif Covid-19 setelah sebelumnya Wagub DKI Ahmad Riza Patria menyatakan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumay (27/11/2020).

Pengakuan Anies itu juga disampaikan sehari setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Tengah lantaran terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Teguran itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas pada Senin, (30/11/2020).

Jika merujuk pada data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, peningkatan kasus postif di Ibu Kota memang cukup fluktuatif dalam sepekan terakhir atau pada periode 22-30 November 2020.

Perinciannya, pada 22 November 2020 DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus positif sebanyak 1.342 dan turun sehari setelahnya menjadi 1.009 orang.

Lalu, pada 25 November 2020 kasus positif di DKI naik cukup tinggi yakni 1.273 kendati menurun lagi satu hari kemudian menjadi 1.064.

Sementara, pada 27-30 November 2020, penambahan kasus positif di DKI Jakarta berturut-turur tercatat 1.436, 1.360, 1.431, dan 1.099.

Secara total hingga 30 November 2020, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 136.861 orang. Adapun, kasus sembuh di DKI tercatat mencapai 123.984 orang, sedangkan total kasus meninggal mencapai 2.660 orang.

Menanggapi adanya peningkatan kasus harian Covid-19 di Provinsi Jateng dan DKI Jakarta, Presiden Jokowi kembali mengingatkan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi di tengah pandemi.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta kepala daerah di provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta untuk lebih optimal dalam penanganan Covid-19 karena terjadi penambahan signifikan kasus positif dalam beberapa hari terakhir.

Seperti diketahui, pada Minggu (29/11/2020) kasus baru konfirmasi positif Covid-19 sempat menembus rekor tertinggi yaitu bertambah 6.267 orang sehingga totalnya menjadi 534.266 kasus.

Adapun, kasus sembuh Covid-19 bertambah 3.810 orang sehingga totalnya menjadi 445.793 kasus, sedangkan kasus meninggal bertambah 169 kasus sehingga totalnya menjadi 16.815 kasus.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi anies baswedan gubernur dki Virus Corona Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top