Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid-19 di 13 Provinsi Prioritas: DKI dan 2 Daerah Ini Jadi Sorotan

Dalam satu pekan tersebut dibandingkan dengan pekan sebelumnya ketiga wilayah itu masing-masing mencatat kenaikan 139,4 persen, 44,4 persen, dan 23,9 persen.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 26 November 2020  |  18:56 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. - Youtube
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat Riau, Jawa Timur, dan DKI Jakarta sebagai provinsi dengan tren kenaikan tertinggi dalam satu pekan per 22 November 2020.

Dalam satu pekan tersebut dibandingkan dengan pekan sebelumnya ketiga wilayah itu masing-masing mencatat kenaikan 139,4 persen, 44,4 persen, dan 23,9 persen.

“Kami meminta 3 provinsi dengan tren kenaikan, yaitu Riau 139,4 persen, Jawa Timur 44,4 persen, dan DKI Jakarta 23,9 persen untuk fokus dalam memutus mata rantai Covid-19,” kata Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis (26/11/2020).

Secara total, pemerintah menetapkan 13 provinsi prioritas dalam penanganan Covid-19. Sebanyak 7 di antaranya mengalami penurunan, sedangkan 6 lainnya mengalami kenaikan.

Kendati jumlah provinsi yang mengalami penurunan lebih banyak, tetapi hal ini bukan menjadi indikasi positif. Pasalnya, kata Wiku, Riau, sebagai provinsi dengan tren kenaikan tertinggi mencatat kenaikan 139,4 persen, atau dua kali lipat dari Papua, sebagai provinsi dengan tren penurunan paling tinggi, atau 73,8 persen.

Wiku melanjutkan bahwa satu indikator keberhasilan penanganan Covid-19 di provinsi prioritas adalah tren kasus aktif. Pada awal November 2020, Jawa Tengah mencatat kasus aktif sebesar 12,19 persen.

Namun pada pekan ini, kata Wiku, naik signifikan hingga 20,7 persen. “Mohon perhatian pada pemerintan daerah dan seluruh lapisan masyarakat dari provinsi Jawa Tengah yang grafiknya menunjukan peningkatan kasus aktif setiap minggunya,” katanya.

Adapun berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penambahan kasus positif sebanyak 4.917 per hari ini, Kamis (26/11/2020), sehingga secara total menjadi 516.753 orang.

Pada sehari sebelumnya atau Rabu (25/11/2020), penambahan kasus positif virus Corona mencapai 5.534 orang sehingga totalnya menjadi 511.836 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top