Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti Masuk Bursa Calon Pengganti Edhy Prabowo

Usai penangkapan Edhy Prabowo, Susi Pudjiastuti kembali digaungkan publik untuk menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Sandiaga Uno?
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 26 November 2020  |  18:50 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memaparkan informasi mengenai penangkapan empat Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam di Laut Natuna Utara saat konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Rachman
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memaparkan informasi mengenai penangkapan empat Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam di Laut Natuna Utara saat konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/2/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah nama masuk bursa calon Menteri Kelautan dan Perikanan seiring mundurnya Edhy Prabowo akibat terjerat kasus dugaan suap ekspor benih lobster. Beberapa di antaranya yang paling santer bermunculan adalah Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti.

Edhy Prabowo memutuskan mundur sebagai Menteri KKP dan Wakil Ketua Partai Gerindra setelah ditetapkan sebagai tersanka kasus suap. Posisinya saat ini digantikan sementara oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Padjaitan sebagai Ad Interim.

Mundurnya Edhy memicu munculnya sejumlah nama yang digadang dapat menggantikan posisi menteri tersebut.

Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo memperkirakan posisi itu dapat diisi oleh orang yang memiliki latar belakang kader Gerindra maupun tokoh non partai yang dipromosikan partai itu.

“Kalau yang jadi pertinbangan adalah kader, maka Sandiaga Uno mungkin menjadi salah satu nama yang diusulkan sebagai pengganti Edhy Prabowo,” katanya dihubungi Bisnis, Kamis (26/11/2020).

Selain Sandiaga, Gerindra lanjutnya juga bisa mengusulkan nama lain termasuk kelompok profesional asalkan memiliki integritas. Sosok lain yang dapat menjadi pertimbangan di luar Gerindra adalah Susi Pudjiastuti dan Rokhmin Dahuri.

Usai penangkapan Edhy, Susi Pudjiastuti kembali digaungkan publik untuk menjabat sebagai Menteri KKP. Susi diketahui sempat menduduki jabatan itu pada periode pertama Presiden Jokowi 2014 - 2019.

Sementara itu, Rokhmin Dahuri juga pernah menjabat sebagai Menteri KKP pada kabinet Gotong Royong era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sosok itu kata Karyono memiliki kompetensi pada bidang kelautan dan perikanan.

“Rokhmin Dahuri lebih memilkki kompetensi dan pengalaman dalam memimpin KKP, hanya persoalannya image sebagai mantan narapidana. Tapi kompetensi pengalaman dia teruji,” terangnya.

Sementara itu, Pengamat Komunikasi Publik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan setidaknya terdapat tiga kelompok yang bisa mengisi kursi Menteri KKP. Ketiganya yaitu Partai Gerindra, partai politik lain ataupun campuran profesional dan partai.

“Rektor IPB [Arif Satria] salah satu profesional, kalau parpol ya itu balik lagi lah ke Mas Sandi. Kalau mix itu antara profesional dan parpol ya contohnya ya Bu Susi [Pudjiastuti]. Bu Susi contohnya kan dekat dengan PDIP,” ujarnya kepada Bisnis.

Kendati demikian, keduanya sepakat pemilihan menteri pengganti Edhy Prabowo menjadi hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp sandiaga uno Susi Pudjiastuti edhy prabowo
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top