Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Pilkada 2020, Jokowi Minta Penerapan Prokes Diperketat

Jokowi meminta secara khusus kepada Mendagri, Kapolri, dan Satgas Covid-19 di daerah untuk memberi perhatian khusus pada proses pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 23 November 2020  |  11:14 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020  -  Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 2 November 2020 - Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) harus dilakukan dengan ketat agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Presiden pun meminta secara khusus kepada Menteri Dalam Negeri, Kapolri, dan Satuan Penanganan Covid-19 di daerah untuk memberi perhatian khusus pada proses pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

“Tegakkan aturan kemudian terus disiplin protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat terutama nanti pada saat hari pencoblosan dan tentu saja di saat-saat kampanye-kampanye terakhir ini,” kata Jokowi saat membuka Ratas Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Selain itu, Jokowi mengimbau agar langkah-langkah pencegahan atau intervensi terhadap segala kegiatan yang berpotensi melanggar protokol kesehatan harus dilakukan dengan tegas.

“Lakukan tindakan pencegahan [pelanggaran protokol kesehatan] sedini mungkin,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan aturan perubahan Peraturan KPU (PKPU) terkait pemungutan suara.

Saat ini proses tersebut sudah dalam tahap harmonisasi dan dalam waktu dekat regulasi terkait pemungutan suara akan disampaikan kepada publik.

“Regulasi yang akan diselesaikan adalah perubahan PKPU pemungutan suara. Kami sudah melakukan rapat konsultasi dengan DPR, sekarang sedang proses harmonisasi di Kemenkumham,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Virus Corona Pilkada 2020 Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top