Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vietnam Ancam Tutup Facebook Akibat Konten Politik

Ancaman ini termasuk penutupan total Facebook di Vietnam, di mana perusahaan tersebut melayani sekitar 60 juta pengguna di Negeri Paman Ho ini.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 20 November 2020  |  09:22 WIB
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone - Bloomberg
Tampilan aplikasi Facebook di smartphone - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Vietnam telah mengancam akan menutup Facebook Inc. di negara itu karena gagal memblokir lebih banyak konten politik di situsnya.

Dari berita yang diturunkan Reuters, dikutip dari Bloomberg, Facebook setuju untuk meningkatkan sensor posting anti-pemerintah pada bulan April.

Pemerintah pada Agustus sebenarnya telah membuat permintaan kepada Facebook untuk memblokir konten yang mengkritik negara.

"Selama beberapa bulan terakhir, kami menghadapi tekanan tambahan dari pemerintah untuk membatasi lebih banyak konten," kata Facebook dalam pernyataan email.

“Namun, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan bahwa layanan kami tetap tersedia sehingga orang dapat terus mengekspresikan diri.”

Sayangnya, Kementerian Luar Negeri Vietnam tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Ancaman ini termasuk penutupan total Facebook di Vietnam, di mana perusahaan tersebut melayani sekitar 60 juta pengguna di negeri Paman Ho ini. Dari sumber anonim tersebut, Facebook diyakini memperoleh pendapatan tahunan hampir US$1 miliar di Vietnam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook vietnam

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top