Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mau Pulang ke Indonesia, Dubes RI untuk Arab Sebut Nama Rizieq Shihab Masih 'Blinking Merah'

"Enggak ada pengamanan. Ya,kalau mau pulang, silakan saja," ujar Awi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  12:13 WIB
Rizieq Syihab dan Fadli Zon - twitter
Rizieq Syihab dan Fadli Zon - twitter

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono menegaskan institusinya tak memberikan pengamanan khusus ihwal kepulangan pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Enggak ada pengamanan. Ya,kalau mau pulang, silakan saja," ujar Awi saat dikonfirmasi pada Rabu (28/10/2020).

Pentolan FPI itu sebelumnya mengumumkan akan kembali ke Tanah Air bersama keluarganya. Hal itu disampaikan Rizieq dalam sebuah video berdurasi 01.30 menit, yang sudah tersebar di media sosial. Kepada wartawan, Juru Bicara FPI Novel Bamukmin mengkonfirmasi video tersebut anyar direkam.

"Insya Allah dalam waktu dekat ini, tidak lama lagi, saya sekeluarga akan kembali ke Indonesia, akan pulang ke Tanah Air, dan akan kembali berjuang bersama umat Islam di kita punya negeri tercinta," demikian pernyataan Rizieq dalam video itu.

Namun, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh membantah klaim FPI.

Agus menyebut, berdasarkan komunikasinya dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, nama Mohammad Rizieq Syihab (MRS) dalam sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi masih “blinking merah”. Artinya, visa habis dan dalam kolom lain tertulis: mukhalif (pelanggar UU). Bentuk pelanggaran: mutakhallif ziyarah (overstay dengan visa kunjungan).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi fpi habib rizieq

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top