Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Libur Long Weekend: Hindari Situasi Ini Jika Tak Mau Tertular Covid-19

Sederet data statistik menyebutkan terjadi peningkatan tajam terhadap jumlah kasus Covid-19 setelah momen libur panjang atau long weekend.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  16:08 WIB
Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. ANTARA
Pengunjung berwisata mengenakan masker di Kepri Coral, Kota Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Kalender libur nasional dan cuti bersama di penghujung Oktober 2020 telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 2 Tahun 2009, yakni pada 28, 29, dan 30 Oktober 2020 mendatang.

Namun, apakah aman liburan saat pandemi? Sederet data statistik menyebutkan terjadi peningkatan tajam terhadap jumlah kasus Covid-19 setelah momen libur panjang atau long weekend.

Peningkatan kasus positif tertinggi terjadi ketika libur panjang Idul Fitri pada 22-25 Mei 2020 lalu. Setelah 12 hari dari momen libur panjang tersebut, terdapat peningkatan kasus sebesar 41 persen dengan peningkatan rerata test people sepekan sebesar 20 persen.

Dikutip melalui akun Instagram @pandemictalks, saat seseorang keluar rumah untuk menjalani liburan, maka memiliki risiko tinggi penularan virus Corona.

"Masyarakat perlu memperhatikan banyak hal saat ingin menjalani liburan long weekend di luar rumah. Sebab, bisa saja mereka bertemu orang tanpa gejala [OTG]," tulis akun Instagram @pandemictalks seperti dikutip Bisnis, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, saat pergi berlibur di luar rumah tidak bisa mengontrol 100 persen perilaku anggota keluarga, misalnya anak-anak maupun orang tua.

Bukan tidak mungkin, mereka sudah menjalani swab test atau rapid test bisa tertular virus Corona. Pandemic Talks mengingatkan masyarakat menghindari tiga kondisi berikut ini, berada di tempat tertutup dan ramai dengan ventilasi yang buruk, berada di ruang tertutup dan ramai dalam durasi waktu yang lama, dan berada di keramaian dengan jarak yang berdekatan.

“Bagi yang ingin merencanakan liburan sebaiknya dipikir lagi. Sebab, kasus Covid-19 melonjak tajam saat momen liburan panjang. Semakin Anda sering liburan, semakin lama pandemi di Indonesia selesai,” tulis akun Instagram @pandemictalks.

Berikut bahaya yang dapat muncul menjalani liburan long weekend saat pandemi Covid-19:

1. Liburan membuat mobilitas manusia tinggi, dengan kata lain transmisi virus semakin meluas.
2. Kerumunan di sejumlah titik, terutama di tempat wisata.
3. Ancaman timbul klaster liburan dan klaster keluarga.
4. Pandemi akan semakin lama selesai


Sikap yang seharusnya dilakukan saat liburan long weekend:

1. Putuskan liburan di rumah saja.
2. Rencanakan kegiatan positif dan kreatif di rumah dengan keluarga inti.
3. Yakinkan dan jelaskan ke keluarga bahwa ini merupakan langkah yang bijak, aman, dan sehat.
4. Tolak dengan sopan ajakan liburan atau pertemuan bersama.
5. Lakukan silaturahmi melalui media digital (online) dengan keluarga besar dan kerabat atau relasi.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satgas Liburan Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top