Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Tekan Kunjungan Masyarakat ke Shopping Mall

Restoran menjadi sektor yang paling terdampak terhadap kebijakan PSBB II. 
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  01:03 WIB
Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan - Bisnis/Nurul Hidayat
Suasana lengang terlihat di salah satu pusat perbelanjaan - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Angka kunjungan ke shopping mall terus meningkat hingga awal September 2020 dan menurun setelah memasuki masa PSBB II pada pertengahan September 2020. 

Berdasarkan riset yang dilakukan Mandiri Institute, angka kunjungan ke shopping mall pada September 2020 sudah mencapai 66 persen dari kunjungan normal dibandingkan 2 bulan sebelumnya yang mencapai 61 persen.  

Riset ini berjudul Situasi Terkini Kunjungan Ritel & Restoran-Dampak PSBB II Jakarta yang dilakukan pada September. Data ini didapat dari 6.302 lokasi toko dan 7.780 restoran di delapan kota besar. 

Sementara itu, angka kunjungan supermarket dan toko lainnya menurun pada September. 

Angka kunjungan supermarket pada 9 - 13 September 2020 mencapai 51 persen, menurun ketimbang sepanjang 6 - 11 Agustus 2020 sebesar 56 persen.

"Kenaikan angka kunjungan shopping mall didorong relaksasi kebijakan kerja dari kantor dan pergerakan konsumen," seperti ditulis dalam hasil riset yang dirilis pada Kamis (15/10/2020).

Temuan tersebut juga diikuti dengan angka kunjungan ke pusat perbelanjaan masih tetap tinggi selama diberlakukan kembali PSBB II di berbagai wilayah di Indonesia.

Head of Mandiri Institute Teguh Yudo Wicaksono mengatakan restoran menjadi sektor yang paling terdampak terhadap kebijakan PSBB II. 

"Di DKI Jakarta [turun dari 54 persen] hingga menjadi 19 persen dari angka kunjungan normal," katanya.

Sedangkan di Bogor terjadi penurunan kunjungan yang cukup drastis setelah diberlakukan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas (PSBMK), dari 66 persen menjadi hanya 40 persen. Hal ini disebabkan adanya pemberlakuan jam malam pada seluruh aktivitas usaha, termasuk restoran.

Dengan keputusan melakukan relaksasi PSBB kembali di DKI Jakarta mulai 12 Oktober, pemerintah akan dihadapkan dengan tantangan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang ketat di restoran. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mall Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top