Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

TNI dan TGPF Ditembak di Papua, Polda: Tim Mencari Fakta Pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani

Polda Papua membenarkan ada satu Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan anggota TNI yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Mbomogoh Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Oktober 2020  |  22:52 WIB
Ilustrasi - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura yang memutus hukuman 2 tahun 6 bulan penjara  terdakwa berinisial WH, EW dan RH atas tindak pidana bertransaksi dan menyuplai amunisi senjata api untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. - Istimewa
Ilustrasi - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jayapura yang memutus hukuman 2 tahun 6 bulan penjara terdakwa berinisial WH, EW dan RH atas tindak pidana bertransaksi dan menyuplai amunisi senjata api untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Papua membenarkan ada satu Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan anggota TNI yang ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Mbomogoh Sugapa Kabupaten Intan Jaya.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Mustafa Kamal menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat 9 Oktober 2020 sekitar pukul 15.46 WIT. Menurutnya, sebelum anggota TGPF dan TNI tertembak, sempat terjadi baku tembak antara KKB dan prajurit TNI.

"Atas kejadian itu dua orang terkena tembakan, yakni Bambang Purwoko dan Sertu Faisal dari Apter," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (9/10).

Dia menjelaskan bahwa Bambang Purwoko selaku anggota TGPF terkena tembak pada bagian kaki kiri, sementara itu Sertu Faisal terkena tembak di badan bagian kiri.

Menurutnya, TGPF tengah menyelidiki kasus tindak pidana pembunuhan terhadap pendeta Yeremia Zanambani dengan didampingi oleh prajurit TNI. Namun, ketika dalam perjalanan kendaraan yang digunakan TGPF dan prajurit TNI tersebut dihujani tembakan oleh KKB.

"Selanjutnya kedua korban di evakuasi ke RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan medis," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua kkb
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top