Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengharukan, Xi Jinping Kirim Pesan Simpati ke Trump

Tak terkecuali dengan Presiden China Xi Jinping, yang selama ini kerap berseteru dengan Trump, juga ikut menyampaikan pesan khusus.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 03 Oktober 2020  |  18:43 WIB
Mengharukan, Xi Jinping Kirim Pesan Simpati ke Trump
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bersalaman dalam konferensi pers di Great Hall of the People di Beijing, China, Kamis (9/11/2017). - Bloomberg/Qilai Shen\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Kondisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dilaporkan positif Covid-19 membuat banyak pihak terkejut. Selama dua hari ini, sejumlah pimpinan negara menyampaikan doa dan harapannya untuk kesembuhan orang nomor satu di AS itu.

Tak terkecuali dengan Presiden China Xi Jinping, yang selama ini kerap berseteru dengan Trump, juga ikut menyampaikan pesan khusus.

Presiden China Xi Jinping pada hari Sabtu menyampaikan keinginannya untuk segera pulih kepada mitranya dari AS, Donald Trump, dan Ibu Negara Melania Trump.

Dalam sebuah pesan kepada Trump, Xi mengatakan bahwa mengetahui Presiden Trump dan Melania telah dites positif Covid-19, ia dan istrinya, Peng Liyuan, menyampaikan simpati kepada mereka dan berharap mereka cepat sembuh.

Sejumlah media melaporkan bahwa Trump dirawat di rumah sakit pada hari Jumat pada waktu setempat dan diberi perawatan Covid-19 eksperimental, tetapi mengatakan dia "baik-baik saja".

Setelah tidak terlihat di depan umum sejak pengumuman yang mengejutkan itu, presiden tersebut keluar dari Gedung Putih pada Jumat malam, dan terbang dengan helikopter ke rumah sakit militer Walter Reed di luar Washington.

Dalam video berdurasi 18 detik yang direkam di dalam Gedung Putih dan dirilis di Twitter, Trump mengatakan bahwa dia sedang dirawat di rumah sakit.

"Saya pikir saya melakukannya dengan baik. Kami akan memastikan semuanya berjalan lancar," katanya. Dia juga menambahkan bahwa Ibu Negara Melania Trump-yang juga tertular virus Covid-19 juga dalam kondisi baik.

Sementara itu, Sekretaris Pers Kayleigh McEnany mengatakan Trump menerima obat anti-virus remdesivir setelah berkonsultasi dengan spesialis. "Presiden tidak membutuhkan oksigen tambahan," katanya dalam sebuah pernyataan Jumat malam.

Sebelumnya, dia mengatakan bahwa ahli medis merekomendasikan pekerjaan Trump dari kantor kepresidenan di Walter Reed untuk beberapa hari ke depan.

Rawat inap menunjukkan upaya intens untuk memastikan gejala ringan presiden yang dilaporkan tidak memburuk.

Perkembangan tersebut juga menyoroti perairan yang belum dipetakan untuk pemilihan AS pada 3 November, dengan Trump - yang jauh di belakang lawan Demokratnya Joe Biden dalam pemungutan suara - harus membekukan sebagian besar kampanyenya.

Pada awalnya, para pembantunya memberikan penilaian yang cerah, dengan kepala staf Trump mengatakan presiden yang sudah berusia 74 tahun itu hanya memiliki gejala ringan, berada dalam "semangat yang baik" dan merasa "sangat energik."

Tetapi pada Jumat malam, dokter Gedung Putih Sean Conley mengatakan Trump menerima satu dosis koktail antibodi Regeneron, perawatan yang belum disetujui oleh regulator.

"Dia sedang dievaluasi oleh tim ahli, dan bersama-sama kami akan membuat rekomendasi kepada Presiden dan Ibu Negara sehubungan dengan langkah terbaik berikutnya," tulis Conley.

Putra presiden Donald Trump Jr mengatakan kepada Fox News bahwa ayahnya menganggap infeksi Covid-19 dengan sangat serius, "tetapi dia seorang pejuang."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china amerika serikat xi jinping Donald Trump

Sumber : The Star, Reuters,

Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top