Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pilkada 2020, Begini Aturan Kampanye via Daring dan Medsos

KPU mendorong para paslon kepala daerah di Pilkada 2020 untuk tidak berkampanye melalui pertemuan terbatas melainkan melalui media sosial dan daring.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  17:08 WIB
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan digelar pada 9 Desember 2020. - KPU

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatur metode kampanye menggunakan media sosial harus bersifat dua arah yang terbuka bagi siapa saja sehingga para penggunanya bisa berinteraksi, berpartisipasi, berdikusi, berkolaborasi, berbagi, dan menciptakan konten berbasis komunitas.

"Kalau media sosial, akun-akunnya itu dapat dibuat dan bisa menjadi milik tim kampanye atau pasangan calon dan kemudian didaftarkan sebagai akun resmi di KPU," kata Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam Webinar KPU RI Adaptasi Kebiasaan Baru Pemihan 2020: Kampanye melalui Media Sosial dan Media Daring, Jumat (1/10/2020).

Terkait iklan di media sosial dan media dalam jaringan (daring), sambungnya, hanya diberikan waktu 14 hari sampai sebelum dimulainya masa tenang.

Adapun, kampanye di luar iklan melalui media sosial dan daring bisa dilakukan selama masa kampanye atau 71 hari yakni pada 26 September - 5 Desember 2020.

Selain itu, KPU juga mendorong para paslon kepala daerah untuk tidak berkampanye melalui pertemuan terbatas melainkan melalui media sosial dan daring.

Namun, jika tidak memungkinkan, peserta yang hadir dalam pertemuan terbatas adalah maksimal 50 orang dan wajib menerapkan protokol kesehatan.

"Jumlah 50 peserta yang hadir itu akumulatif. Jadi bukan peserta tersendiri, panitia sendiri dan seterusnya," ujar Dewa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Pilkada 2020
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top