Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapolres Blitar dan Kasat Sabhara Bertikai, Ini Perintah Polri

Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur kini tengah memeriksa para saksi yang mengetahui peristiwa pertikaian antara keduanya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  22:17 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. - Antara\n\n
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. - Antara\\n\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Polri memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur turun tangan agar mengklarifikasi pertikaian antara Kasat Sabhara Mapolres Blitar Agus Hendro Tri Susetyo dengan Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani.

Akibat pertikaian antar pejabat Mapolres Blitar itu, Kasat Sabhara Mapolres Blitar Agus Hendro Tri Susetyo mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengemukakan bahwa Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur kini tengah memeriksa para saksi yang mengetahui peristiwa pertikaian antara keduanya.

Menurut Awi, kedua anggota Polri yang bertikai itu juga akan diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur agar diketahui penyebab konflik tersebut.

"Propam Polda Jatim juga rencananya bakal menurunkan paminal (pengamanan internal) ke Blitar untuk klarifikasi kasus tersebut," tuturnya, Kamis (1/10/2020).

Dia menjelaskan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap fakta yang terjadi antara kedua kubu tersebut. Untuk sementara waktu, kata Awi, Kasat Sabhara telah dimutasi ke Polda Jawa Timur hingga proses pemeriksaan Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur rampung.

"Jadi nanti akan didengarkan versi Kasat dan versi Kapolres ya, kita tunggu saja perkembangannya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri polda jatim blitar
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top