Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sinovac Kirim 50 Juta Bulk Vaksin pada November 2020 - Maret 2021

“Prioritas Bio Farma untuk mendapatkan tambahan bahan baku vaksin covid-19 sebanyak 210 juta dosis sejak April 2021 hingga Desember 2021,” katanya dalam press briefing, Rabu (30/9/2020).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 30 September 2020  |  19:44 WIB
Uji kandidat vaksin Covid-19.  - Jhonson & Jhonson
Uji kandidat vaksin Covid-19. - Jhonson & Jhonson

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bio Farma (Persero) akan mendapatkan kiriman bulk vaksin sebanyak 50 juta dosis dalam periode November 2020 sampai dengan Maret 2021.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan hal itu diungkapkan saat kunjungan Sinovac ke pabrik Bio Farma pada 21 -23 September 2020 sebagai bagian dari proses transfer teknologi pengembangan vaksin Covid-19 dan observasi kesiapan Bio Farma dalam memproduksi vaksin.

“Prioritas Bio Farma untuk mendapatkan tambahan bahan baku vaksin covid-19 sebanyak 210 juta dosis sejak April 2021 hingga Desember 2021,” katanya dalam press briefing, Rabu (30/9/2020).

Dengan demikian, total bahan baku vaksin yang akan diterima Bio Farma mencapai 260 juta dosis hingga akhir 2021.

Senior Director Sinovac, Yang Guang,menyampaikan apresiasi dan menyatakan kepuasannya atas kesiapan Bio Farma dalam menerima transfer teknologi dan memproduksi bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Bio Farma terus melakukan proses persiapan pada November sampai dengan Desember 2020. Honesti mengungkapkan Bio Farma telah memperbesar kapasitas produksi pabriknya mencapai 250 juta dosis pada tahun 2021, yang sebelumnya hanya 100 juta dosis.

“Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 lancar, maka Bio Farma akan mulai memproduksinya pada bulan Januari 2021 mendatang,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top