Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Legislator Thailand Setujui Anggaran Pemerintah US$105 miliar

Sebelumnya, pemerintah dan bank sentral juga mengucurkan paket stimulus senilai 1,9 triliun baht, setelah ekspor dan pariwisata anjlok akibat krisis global ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 20 September 2020  |  01:36 WIB
Salah satu persimpangan jalan di Bangkok, Thailand. - Bloomberg
Salah satu persimpangan jalan di Bangkok, Thailand. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Parlemen Thailand menyetujui anggaran pemerintah senilai 3,28 triliun baht (US$105 miliar) yang mayoritas bakal digunakan untuk menangani pandemi Covid-19.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (19/92020), anggaran pemerintah yang akan digunakan mulai 1 Oktober 2020 ini disetujui oleh 270 anggota legislatif dari total 500 orang. Jumlah tersebut berkurang dari usulan awal senilai 3,3 triliun baht.

Sebelumnya, pemerintah dan bank sentral juga mengucurkan paket stimulus senilai 1,9 triliun baht, setelah ekspor dan pariwisata anjlok akibat krisis global ini.

Proposal anggaran itu akan dikirimkan ke Senat pada pekan mendatang sebelum pemberian dukungan dari kerajaan. Proses ini diperkirakan bakal memakan waktu hingga 2 minggu dan sementara itu Kabinet telah menyisihkan anggaran untuk mencegah government shutdown.

Bank sentral Thailand dan Kementerian Keuangan sama –saman menyebutkan bahwa ekonomi Negeri Gajah Putih ini dipastikan melaju ke level terburuknya.

Produk domestik bruto (PDB) Thailand diproyeksikan bakal anjlok 8,5 persen pada tahun ini seiring dengan tertekannya sektor pariwisata dan perdagangan.

Penurunan terbesar PDB Thailand terjadi pada pada 1998 saat krisis finansial Asia dengan kontraksi hingga 7,6 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

thailand

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top