Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Solomon Akan Repatriasi Warganya dari Filipina

Dengan penerbangan ke dan dari Manila, penerbangan akan berhenti di Biak, di Provinsi Papua, dan sejumlah penumpang akan turun.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 16 September 2020  |  06:18 WIB
Lokasi Kepulauan Solomon di peta dunia. - Istimewa
Lokasi Kepulauan Solomon di peta dunia. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Solomon telah berdiskusi dengan Pemerintah Filipina dan Solomon Airlines untuk mengatur penerbangan repatriasi bagi warganya yang ada di negara itu.

The Solomon Islands Herald melaporkan bahwa penerbangan dari Manila ke Honiara untuk sementara dijadwalkan pada 27 dan 29 September, dengan penerbangan ketiga yang belum dikonfirmasi sebulan kemudian.

Dengan penerbangan ke dan dari Manila, penerbangan akan berhenti di Biak, di Provinsi Papua, dan sejumlah penumpang akan turun.

Semua penumpang dalam penerbangan repatriasi harus menjalani pengujian Covid-19 dan protokol karantina selama 3 minggu sebelum penerbangan, serta selama penerbangan dan setelah kedatangan.

Setibanya di Kepulauan Solomon, semua penumpang akan menjalani masa karantina wajib selama 21 hari dan mereka akan menjalani tiga tes lebih lanjut yang semuanya harus negatif sebelum mereka dapat dibebaskan.

Namun, pengumuman penerbangan tersebut telah dikacaukan oleh enam siswa Kepulauan Solomon yang dites positif Covid-19 minggu lalu.

Beberapa orang tua marah kepada pemerintah karena terlalu lama mengatur penerbangan repatriasi, yang diminta oleh para siswa sejak pandemi dimulai pada Maret.

Sementara itu, Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare telah memperingatkan masyarakat dan orang asing untuk menghormati protokol karantina negara itu.

Ketika berpidato di seluruh negeri minggu ini, Perdana Menteri mengatakan bahwa stasiun karantina adalah area terlarang dan tidak ada yang diizinkan masuk atau memiliki kontak langsung dengan penghuni di stasiun karantina mana pun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

solomon repatriasi
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top