Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Duh! Tingkat Kematian Covid-19 di Jatim Jauh Melampaui Rata-rata Dunia

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat per 13 September 2020, Jatim melaporkan tingkat kematian sebesar 7,25 persen atau dua kali lebih tinggi dari rata-rata dunia.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 15 September 2020  |  17:30 WIB
Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara
Prosesi penghormatan jenazah dr Putri Wulan Sukmawati di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Senin (6/7/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - JAKARTA - Tingkat kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur jauh di atas rata-rata dunia dan juga nasional. Per 13 September 2020, provinsi tersebut melaporkan tingkat kematian 7,25 persen dengan Surabaya sebagai kota dengan rasio kematian tertinggi per 100.000 penduduk.

“Kami berpesan bahwa angka kematian ini mohon betul-betul dapat ditekan. Mohon bantuan masyarakat kita sekarang menghadapi pandemi mari kita jaga keselamatan seluruh rakyat indonesia dengan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Selasa (15/9/2020).

Wiku menjelaskan saat ini tingkat kematian secara nasional di Indonesia sebesar 4,1 persen. Pada periode yang sama, rata-rata dunia mencatat 3,16 persen.

Sementara itu, Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan tingkat kematian 6,45 persen. Kemudian diikuti oleh Bengkulu (6,44 persen), Sumatra Selatan (5,94 persen), dan Nusa Tenggara Barat (5,89 persen).

Adapun, selama satu minggu terakhir kematian pasien Covid-19 naik 2,2 persen. Jawa Timur juga menjadi kontributor tertinggi secara jumlah yakni 218 orang. DKI Jakarta menempati posisi kedua, yakni 117 orang.

Sementara itu, secara persentase, selama satu pekan hingga 13 September, kenaikan pasien Covid-19 tertinggi terjadi di Sumatra Barat, yakni 150 persen atau dari 4 orang menjadi 10 orang.

“Jadi kalau kita lihat seperti ini, perlu menjadi perhatian provinsi yang baru saja kami sebut agar betul-betul dapat menekan angka kematian paling tidak dengan angka nasional atau bisa lebih rendah,” kata Wiku.

Sementara itu, berdasarkan laporan harian Satgas Penanganan Covid-19 per 15 September, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 3.507 orang sehingga totalnya menjadi 225.030 orang.

Adapun, kasus sembuh bertambah 2.660 orang sehingga totalnya menjadi 161.065 orang, sedangkan kasus meninggal bertambah 124 orang sehingga totalnya menjadi 8.965 orang.

Provinsi dengan penambahan kasus meninggal tertinggi pada hari ini ialah DKI Jakarta dan Jawa Timur yang masing-masing melaporkan penambahan 32 kasus meninggal. Kemudian, disusul Jawa Tengah dengan penambahan 12 kasus meninggal.

Hingga saat ini, Jatim masih menjadi provinsi dengan total kasus kematian tertinggi secara nasional yaitu mencapai 2.832 orang. Kemudian, DKI Jakarta 1.450 orang dan Jawa Tengah 1.165 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top