Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menristek Jadi Ketua Tim Pengembangan Vaksin Covid-19

Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan terdiri dari pengarah, penanggung jawab, dan pelaksana harian.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 08 September 2020  |  10:22 WIB
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 akhirnya terbentuk. Tim itu dikukuhkan Presiden Joko Widodo dengan menerbitkan Keputusan Presiden No. 18/2020 tentang Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Regulasi yang diteken Presiden Jokowi pada 3 September 2020 dan mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan itu menyatakan bahwa Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Berdasarkan salinan dokumen resmi Keppres No. 18/2020 yang dirilis pemerintah, Senin (7/9/2020), tim itu juga terdiri dari pengarah, penanggung jawab, dan pelaksana harian.

Pengarah Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 terdiri dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sebagai Ketua dan dua anggota yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Sementara itu, penanggung jawab Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 terdiri dari:

Ketua: Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional

Wakil Ketua I: Menteri Kesehatan

Wakil Ketua II: Menteri Badan Usaha Milik Negara

Anggota yang meliputi:

1. Menteri Luar Negeri;

2. Menteri Perindustrian;

3. Menteri Perdagangan;

4. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan; dan

5. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Adapun, Keanggotaan Pelaksana Harian Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 terdiri dari:

a. Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional;

b. Kementerian Kesehatan;

c. Kementerian Badan Usaha Milik Negara;

d. Kementerian Luar Negeri;

e. Kementerian Perindustrian;

f. Kementerian Perdagangan;

g. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

h. Badan Pengawas Obat dan Makanan;

i. lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia;

j. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi;

k. perguruan tinggi; dan

l. badan usaha.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi vaksin Virus Corona covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top