Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Teliti Sampel Abu Gedung Utama Kejagung

Kepolisian juga meneliti arah penjalaran api yang menghanguskan seluruh Gedung Utama Kejaksaan Agung.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  12:23 WIB
Kondisi gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8/2020). - Antara/Galih Pradipta
Kondisi gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8/2020). - Antara/Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Puslabfor Polri membawa sampel abu dari dalam salah satu lantai di Gedung Utama Kejaksaan Agung yang terbakar beberapa hari lalu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono mengemukakan sampel tersebut dijadikan alat bukti dan dibawa untuk diteliti, guna mengetahui penyebab kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Selain itu, kata Argo, Kepolisian tengah meneliti arah penjalaran api yang menghanguskan seluruh Gedung Utama Kejaksaan Agung.

"Tim mengambil sampel abu arang dari dalam gedung dan dibawa ke Puslabfor untuk diteliti. Selain itu, tim juga sedang mendalami arah penjalaran api," tutur Argo, Selasa (25/8/2020).

Argo menjelaskan bahwa tim gabungan dikerahkan untuk menyisir seluruh ruangan mulai dari lantai 1 hingga lantai 6 Gedung Utama Kejaksaan Agung. Menurut Argo olah TKP selesai dilakukan pada pukul 17.15 WIB kemarin.

Hadir dalam olah TKP ini di antaranya Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapuslabfor Polri Brigjen Ahmad Haydar, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, dan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

"Tim Puslabfor Mabes Polri yang dipimpin oleh Kapuslabfor dan Dirtipidum selesai melakukan olah TKP pada pukul 17.15 WIB," kata Argo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri kebakaran Kejaksaan Agung
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top