Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dua Buronan Kelas Kakap Indonesia Ditangkap di Amerika Serikat, Siapa?

Neta S Pane mengemukakan bahwa kedua buronan yang telah masuk red notice tersebut yaitu Indra Budiman terkait perkara tindak pidana penipuan dan pencucian uang penjualan Condotel Swiss Bell di Kuta Bali.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  19:56 WIB
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. ANTARA FOTO/Andika Wahyu - pras.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. ANTARA FOTO/Andika Wahyu - pras.

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Bareskrim Polri menjemput dua buronan Indonesia yang telah lama diamankan Kepolisian Amerika Serikat.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengemukakan bahwa kedua buronan yang telah masuk red notice tersebut yaitu Indra Budiman terkait perkara tindak pidana penipuan dan pencucian uang penjualan Condotel Swiss Bell di Kuta Bali. 

Sementara, buronan lainnya adalah Sai Ngo NG yang terlibat kasus tindak pidana korupsi terkait pengajuan 82 KUR fiktif ke Bank Jatim cabang Woltermonginsidi Jakarta Selatan.

 "Kedua kasus itu terjadi pada Mei 2015 lalu," tutur Neta dalam keterangan resminya, Senin (3/8/2020).

Menurut Neta, Pemerintah Indonesia bisa memakai sistem mutual legal assistance (MLA) atau hukum timbal balik dan ekstradisi dengan cara menukar buronan asal Amerika Serikat yang ditangkap di Polda Bali pekan lalu, dengan dua buronan asal Indonesia tersebut.

"Sayangnya, hingga saat ini para Jenderal di Mabes Polri belum merespon penangkapan dua buronan kakap di AS itu. Rupanya para jenderal di Mabes Polri masih terpukau dengan penangkapan Djoko Tjandra," katanya.

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri buronan Kasus Djoko Tjandra
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top