Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penasihat Keamanan Presiden Trump Positif Covid-19

Robert O'Brien, Penasihat Keamanan Donald Trump terkena virus ketika mengambil cuti beberapa hari dari pekerjaan dan menghabiskan waktu bersama keluarganya.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  00:50 WIB
Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS Donald Trump, Robert O'Brien - Bloomberg
Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS Donald Trump, Robert O'Brien - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Robert O'Brien Penasihat Keamanan Presiden Amerika Donald Trump dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19). Meskipun demikian, Gedung Putih menyatakan Presiden Trump dan Wakil Presiden Mike Pence tak terpapar virus tersebut.

O'Brien yang merupakan orang terdekat Presiden, diketahui terinfeksi virus tersebut setelah keluar dari kantor sejak akhir pekan lalu. Dia terkena virus ketika mengambil cuti beberapa hari dari pekerjaan dan menghabiskan waktu bersama keluarganya.

Direktur Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada wartawan bahwa O'brien telah melakukan isolasi mandiri dan bekerja dari lokasi yang aman.

"O'Brien memiliki gejala ringan dan telah mengisolasi diri dan bekerja dari lokasi yang aman di luar lokasi. Tidak ada risiko terpapar dengan presiden atau wakil presiden," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (27/7/2020).

O'Brien awalnya dites negatif sebelum menerima hasil positif. Selain itu, dia juga belum melihat Presiden Trump sejak sebelum liburan.

Sejak didiagnosis, O'Brien telah mengasingkan diri di rumah dan melakukan sebagian besar pekerjaannya melalui telepon. Kemudian, O'Brien dan staf senior di NSC diuji setiap hari untuk Covid-19.

Infeksi O'Brien datang ketika kasus Covid-19 terus melonjak dengan infeksi dan kematian yang meningkat di banyak negara bagian AS.

Adapun, Presiden Trump pada pekan lalu melanjutkan pengarahan rutin kepada wartawan tentang virus setelah jajak pendapat menunjukkan pemilih semakin tidak setuju dengan penanganan virus oleh Presiden.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, ada 16,2 juta kasus Covid-19 di seluruh dunia sejak pandemi dimulai pada awal tahun ini, dengan kematian melewati 648.000 orang. Di AS, ada lebih dari 4,2 juta kasus dan 146.935 kematian.

Presiden telah mengubah pesannya dalam beberapa hari terakhir tentang virus. Pekan lalu, Trump tiba-tiba membatalkan kegiatan Konvensi Nasional Partai Republik yang ditetapkan untuk Agustus di Jacksonville, Florida.

Kemudian, dia mulai mempromosikan penggunaan masker dan mengatakan beberapa sekolah umum mungkin belum dapat dibuka kembali, khususnya di wilayah dengan kasus penularan yang masih cukup tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Donald Trump covid-19

Sumber : Bloomberg

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top