Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

 Jadi Lulusan Life-Science, Juga Butuh Manajemen Skills

Bagi lulusan Life-Sciences memiliki kemampuan hard skill merupakan hal penting. Namun itu saja tidak cukup.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  07:08 WIB
Ilustrasi lulusan perguruab tinggi. - Istimewa
Ilustrasi lulusan perguruab tinggi. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Bagi lulusan Life-Sciences memiliki kemampuan hard skill merupakan hal penting. Namun itu saja tidak cukup.

Kini management skills atau kemampuan manajemen juga perlu dimiliki untuk menunjang dan mengoptimalkan kemampuan scientist untuk bersaing secara global.

Kemampuan manajemen tidak hanya dibutuhkan di sektor ekonomi saja, tetapi dibutuhkan di semua sektor industri. Oleh karena itu, management skills yang komprehensif, updated dan memiliki networking yang luas menjadi kebutuhan utama setiap perusahaan pada masa ini.

Dalam acara Webinar i3l School of Business (iSB) the Horizon oleh Master in Biomanagement Pri Notowidigdo, C-Suite Headhunter and Executive Coach menyatakan perlu adanya implementasi elemen Management yang mendorong suksesnya perubahan. Berikut lima elemen yang harus dimiliki dimiliki Life-Science Graduates:

1.      Awareness

Awareness adalah pemahaman seseorang terhadap sifat perubahan, yaitu apa penyebab adanya perubahan. Awareness meliputi hal yang penting dan bermakna bagi seseorang. Seberapa kuat keyakinan seseorang dan nilai pengalaman apa yang penting bagi kamu.

 

2.      Desire

Desire adalah keinginan yang mendorong dan terlibat dalam perubahan. Desire berhubungan dengan pilihan individu, pengaruh dari sifat perubahan itu sendiri, situasi individu, dan motivasi masing-masing individu. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi suksesnya terciptanya desire yaitu keahlian yang dimiliki diri seseorang. Ditambah bagaimana kamu menyeimbangankan core values dengan apa diinginkan dan dibutuhkan.

 

3.      Knowledge

Knowledge adalah informasi, latihan dan edukasi yang diperlukan untuk mengetahui bagaimana cara untuk perubahan. Knowledge meliputi kebiasaan, proses, perangkat, sistem, keahlian, dan teknis yang dibutuhkan untuk perubahan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi berkembangnya knowledge yaitu pngetahuan yang dimiliki saat ini serta kemampuan seseorang menambah pengetahuan.

 

 

4.      Action

Kemampuan untuk menerapkan keahlian dan perilaku yang diperlukan dalam perubahan. Ini merepresentasikan seberapa mahir seseorang dapat menerapkan kemampuan yang

diperlukan dan bertindak dengan kemampuannyaitu dalam proses perubahan.

 

5.      Reinforcement

Tahap dimana perubahan yang sudah dijalankan untuk tetap dipertahankan dan bahkan disempurnakan.Dalam reinforecement terdapat tiga hal. Pertama, mengetahui dan menganut core value kamu dengan integritas. Integritas disini mengacu pada apa yang benar- benar kamu percaya. Kedua, adalah mendengarkan kata hatimu, ini tidak hanya mengacu untuk kehidupan personal akan tetapi kehidupan profesional juga. Dan lakukan apa yang kamu sukai.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sdm
Editor : Kahfi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top